Antrean di Pintu Tol Panjang
Selasa, 17 Jan 2006 09:00 WIB
Jakarta - Jakarta hiruk pikuk. Kemacetan terjadi di mana-mana. Nyaris tak ada ruas jalan yang bebas dari riuh rendahnya kendaraan bermotor berebut jalan. Penyebabnya? Biasa. Hujan. Antrean di pintu tol pun mengular.Hujan memang sejak Selasa (17/1/2006) pagi mengguyur hampir merata di kawasan Jakarta, Bogor, Bekasi dan Tangerang (Jabotabek). Hujan mengiringi keberangkatan anak anak bertandang ke sekolah dan orang berangkat ke kantor. Hingga pukul 09.00 WIB, curah hujan masih cukup deras. Tak hanya di jalan arteri biasa orang terjebak kemacetan, namun juga di jalan tol. Terutama di pintu-pintu keluar tol. Dari pantauan detikcom di tol BSD hingga keluar pintu tol menuju Cawang, antrean di pintu tol terbilang luar biasa.Kemaceta pertama terjadi di KM 10-600. Tepatnya sekitar 200 meter setelah masuk tol dari BSG. Kemacetan ini terjadi karena ada perbaikan ruas jalan tol bagian kiri. Perbaikan ruas ini dikerjakan sudah hampir 5 hari. Namun tak juga kunjung selesai."Cara mengerjakannya sepertinya tidak serius. Masak hanya melibatkan paling banyak 5 orang," kata Wardianto, warga BSD. Selepas dari situ jalanan memang lancar. Nyaris tanpa hambatan apa pun. Antrean panjang baru terasa ketika orang akan keluar tol. Di pintu tol Veteran misalkan, antrean mencapai 1,5 kilometer. Begitu juga di pintu tol Ciputat maupun di Fatmawati.Kesabaran yang ekstra dirasakan ketika akan keluar di pintu tol Ampera Barat. Antrean mencapai 2 Km. Itu semua kondisi yang ada jika kita melaju dari arah BSD. Bagaimana dengan kondisi dari arah sebaliknya? Sama saja. Tol kota Cawang - Grogol juga dalam kondisi merambat. Pintu pintu tolnya juga diwarnai antrean panjang. Kusut.
(bdi/)











































