KPK Telaah Laporan Gratifikasi 100 Ribu Dolar Singapura dari MAKI

Farih Maulana Sidik - detikNews
Senin, 05 Okt 2020 11:31 WIB
Dolar Singapura
Dokumentasi uang dolar Singapura (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

KPK menerima laporan gratifikasi dari Koordinator Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman. Laporan gratifikasi itu berupa uang tunai sebesar 100 ribu dolar Singapura (SGD).

"Berdasarkan informasi yang kami terima, benar yang bersangkutan sudah melaporkan hal tersebut kepada KPK," ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Senin (5/10/2020).

Ali menyebut laporan gratifikasi itu akan diverifikasi lebih lanjut. Seperti apa hasilnya nanti Ali akan menyampaikannya.

"Berikutnya nanti akan kami verifikasi dan analisa. KPK apresiasi masyarakat yang melaporkan adanya dugaan korupsi dan gratifikasi kepada KPK. Perkembangannya akan kami informasikan lebih lanjut," kata Ali.

Di sisi lain Boyamin dalam keterangannya mengatakan uang itu didapatnya pada 21 September 2020. Boyamin mengaku sudah menolak uang itu tetapi diberikan secara diam-diam ke dalam tasnya.

"Saya Boyamin Bin Saiman pada tanggal 21 September 2020 telah menerima pemberian sejumlah uang sebesar 100.000 dolar Singapura dari beberapa orang yang diperkirakan terkait dengan perkara terpidana Joko Soegiarto Tjandra," kata Boyamin.

"Bahwa saya pada saat itu sudah berusaha menolak pemberian uang tersebut namun pemberi secara diam-diam menaruh dalam tas milikku dan pemberi kemudian pergi. Pada sisi lain saya tidak mampu mengembalikan uang tersebut kepada pemberi awal. Atas uang 100.000 dolar Singapura tersebut, saya berkehendak menyerahkan kepada KPK untuk diperlakukan sebagai gratifikasi yang kemudian uang tersebut diserahkan kepada negara," imbuh Boyamin.

Profil Boyamin sebagai bukan penyelenggara negara yang diharuskan melapor gratifikasi. Namun dia melakukan itu sebagai bentuk kewajiban masyarakat.

"Saya menyadari bukan penyelenggara negara dalam arti tekstual, namun dikarenakan bergerak di bidang pemberantasan korupsi maka saya memahamkan diri menjalankan tugas membantu negara dalam bentuk peran serta masyarakat memberantas korupsi sehingga merasa tidak berhak untuk menerima uang tersebut," kata Boyamin.

Simak video 'Ini Daftar 37 Koruptor yang Mengajukan PK':

[Gambas:Video 20detik]



(fas/dhn)