Mentan Cek Potensi Pertanian di Pulau Buru, Produksi 8 Ton Sekali Panen

Abu Ubaidillah - detikNews
Minggu, 04 Okt 2020 19:39 WIB
Mentan Syahrul Yasin Limpo cek potensi pertanian di Pulau Buru, Minggu (4/10/2020).
Foto: dok. Kementan
Jakarta -

Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo mengunjungi Desa Margo Mulyo, Kecamatan Kao Barat, Kabupaten Buru, Pulau Buru, dalam rangka memantau produktivitas pertanian. Diketahui skala produksi pertaniannya mencapai 8 ton dalam sekali panen.

Syahrul mengatakan capaian tersebut bahkan bisa bertambah banyak mengingat kondisi alam di Pulau Buru yang menjanjikan. Caranya ialah varietas harus lebih unggul dan budidaya yang diolah juga lebih dikembangkan.

"Selain itu kita persiapkan pompa air pasca panen lebih rapi lagi, agar bisa dimanfaatkan dengan maksimal," kata Syahrul dalam keterangan tertulis, Minggu (4/10/2020).

Syahrul mengatakan kunjungan ini adalah perintah Presiden Jokowi untuk melihat daerah yang dikembangkan serta dioptimalkan menjadi kekuatan ketahanan pangan, khususnya di kawasan Indonesia Timur.

"Oleh karena itu Pulau Buru menjadi pilihan dan tentu akan kami optimalkan yang ada disini. Insyaallah pendekatan-pendekatan food estate seperti yang diharapkan presiden kita coba terapkan di sini," imbuhnya.

Perlu diketahui, Kabupaten Buru memiliki luas baku sawah seluas 7,328 hektare. Di tahun 2019, panen padi mencapai 12,457 hektare dengan produktivitas mencapai 47,610 ton GKG atau setara 27,314 ton beras.

Saat ini pemerintah sedang membangun pertanian integrasi food estate di berbagai daerah yang merupakan program dari beberapa macam komoditi yang ada, termasuk kebutuhan beras sebagai kebutuhan utama masyarakat Indonesia. Food estate juga membangun komoditi berbagai perkebunan, hortikultura, tanaman pangan, dan peternakan.

Menindaklanjuti rencana tersebut, Syahrul meminta seluruh jajaran Kementerian Pertanian (Kementan) turun tangan dalam memberikan bantuan berupa pupuk, bibit, alsintan, serta sarana dan prasarana lainnya.

"Mari kita ubah peradaban karena di Pulau Buru banyak sekali yang bisa dijadikan penggedor laju sektor pertanian. Saya akan terus mengawal dan mendukung segala upaya penanaman di daerah ini," pungkasnya.

(prf/ega)