Komisi III DPR Minta Kalapas Tangerang Diberhentikan karena WN China Kabur

Arief Ikhsanudin - detikNews
Minggu, 04 Okt 2020 08:30 WIB
Ketua DPD Gerindra Banten Desmond J Mahesa melantik Ketua DPC Gerindra Cilegon Awab (M Iqbal/detikcom)
Foto: Ketua DPD Gerindra Banten Desmond J Mahesa melantik Ketua DPC Gerindra Cilegon Awab (M Iqbal/detikcom)
Jakarta -

Wakil Ketua Komisi III DPR, Desmond Junaidi Mahesa, menyebut pengawasan internal di Lapas Kelas I Tangerang tidak maksimal. Sehingga, dia meminta agar Kepala Lapas Kelas I Tangerang dinonaktifkan karena kasus kaburnya WN China, Cai Changpan.

"Menurut saya, bobrok ini lembaga pemasyarakatan ini. Menurut saya, Kalapas sudah harus diberhentikan karena tanggung jawab," kata Desmond, Sabtu (3/10/2020).

Politikus Gerindra menyebut rombongan Komisi III telah berkunjung ke Lapas Tangerang. Dia merasa ada kejanggalan dan masalah internal di lapas atau bahkan Direktorat Pemasyarakatan, Kementerian Hukum dan HAM.

"Komisi tiga sudah ke lapas, tidak ada pengakuan dari Kakanwil Kumham Banten, dan Kalapas, tentang keterlibatan staf mereka. Ini kan keterlibatan ini hasil penyelidikan polisi," ucapnya.

Desmond curiga ada pejabat di lingkungan lapas atau Kemenkum HAM yang bermain. Kondisi itu, disebut Dasmond tidak baik.

"Berarti pimpinan lapasnya nggak bener, Kakanwil nggak bener, Dirjan PAS pun nggak bener. Menterinya pun nggak bener. Ini kayak dilindungi, kayak ada mafia," katanya.

Sehingga, tindakan menonaktifkan tujuh orang petugas Lapas Tangerang, dianggap Desmond belum cukup. Perlu usaha dan tindakan lebih dilakukan oleh Kemenkum HAM.

"Belum cukup karena ini hasil penyelidikan polisi bukan pengawasan internal Kemenkum HAM," ujarnya.

Diketahui, tujuh petugas Lapas Kelas I Tangerang dinonaktifkan terkait kaburnya narapidana (napi) kasus narkoba, Cai Changpan. Mereka dinonaktifkan untuk kepentingan pemeriksaan.

"Betul, ada lima petugas. Tentunya untuk pemeriksaan," kata Kepala Bagian Humas dan Protokol Ditjen Pemasyarakatan Rika Aprianti, Sabtu (3/10/2020).

Mereka diperiksa karena bertanggung jawab langsung terkait dugaan kelalaian yang menyebabkan napi WN China itu kabur. Kelimanya terdiri atas seorang kepala pengamanan Lapas Kelas I Tangerang, 2 komandan jaga saat bertugas, dan 2 petugas jaga saat Cai Changpan melarikan diri.

"Makanya lima orang ini dinonaktifkan karena bertanggung jawab langsung. Satunya kepala pengamanan Lapas Kelas I Tangerang, dua komandan jaga yang saat itu bertanggung jawab atau aplus, dan dua lagi petugas yang berjaga yang memang ada pada saat kejadian atau ada terkait pelarian Cai Changpan," ucap Rika.

Dua petugas Lapas Kelas I Tangerang lainnya yang dinonaktifkan ialah sipir berinisial S dan seorang PNS administrasi yang juga berinisial S. Sehingga total ada tujuh petugas Lapas Kelas I Tangerang yang sudah dinonaktifkan.

Tonton juga 'Detik-detik WN China Kabur dari Lapas Tangerang':

[Gambas:Video 20detik]

(aik/maa)