Catatan Waketum MUI Muhyiddin soal Kasus Kolase Ma'ruf-Kakek Sugiono

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Sabtu, 03 Okt 2020 08:14 WIB
gedung MUI
Gedung MUI (Foto: Grandyos Zafna)
Jakarta -

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyerahkan kasus kolase Wapres Ma'ruf Amin dan bintang porno Jepang Kakek Sugiono kepada pihak kepolisian. MUI mengatakan kasus ini diproses oleh polisi dalam waktu yang singkat.

"Adapun delik hukum yang akan dikenakan kepada yang bersangkutan itu urusannya adalah urusan penegak hukum. Tapi jangan pula penegak hukum ini begitu cepat dia melakukan tindakan kepada pihak tertentu kepada pihak lain tidak secepat itu," kata Wakil Ketua Umum MUI, KH Muhyiddin Junaidi saat dihubungi, Jumat (2/10/2020).

Muhyiddin kemudian menyoroti kasus Ade Armando, Abu Janda hingga Denny Siregar. Dia menilai polisi mengusut kasus itu tidak secepat kasus yang melibatkan Sulaiman Marpaung (SM), Ketua MUI kecamatan di Tanjungbalai ini.

"Katakanlah kasus Armando, Abu Janda yang selalu menghina Islam, Denny Siregar yang selalu mendiskreditkan Islam. Kok polisi tidak secepat itu melakukan tindakan, kenapa kasus ini begitu cepat, ini pertanyaan yang muncul ke permukaan," kata dia.

Muhyiddin menegaskan pihaknya tidak membela SM. Dia meminta agar hukum ditegakkan secara adil.

"Bukan kami membela ketua MUI kecamatan di sana, bukan. Tetapi hukum itu diterapkan secara adil. Kita menghargai, tapi keadilan itu harus dijunjung tinggi," sambungnya.

Sebelumnya, polisi telah menangkap SM. Polisi juga mengungkap motif SM mengunggah kolase tersebut lantaran geram dengan pernyataan Wapres Ma'ruf Amin soal budaya K-Pop dijadikan inspirasi bagi anak muda.

"Motifnya dia marah lihat pernyataan Pak Ma'ruf di YouTube," kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono saat dihubungi detikcom, Jumat (2/10/2020).

Untuk diketahui, Ade Armando dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan penghinaan kepada Front Pembela Islam (FPI). Laporan tersebut diberikan pada Selasa (11/2).

Tonton video 'Oknum MUI Unggah Kolase Ma'ruf-Kakek Sugiono, Pimpinan DPR: Yakin Ulama?':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2