Pedagang Makanan Ayam Meninggal, Diduga Kena Flu Burung

Pedagang Makanan Ayam Meninggal, Diduga Kena Flu Burung

- detikNews
Senin, 16 Jan 2006 17:44 WIB
Bandung - Awas! Flu burung masih berbahaya. Di Bandung, perempuan berusia 50 tahun yang sehari-hari berprofesi sebagai penjual makanan ayam meninggal dunia. Dia diduga kuat terserang flu burung.Kematian suspect flu burung itu disampaikan salah seorang tim dokter ahli Penanganan Kasus Infeksi Khusus RSHS, dokter Arto Yuwono dalam jumpa pers di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Jalan Pasteur, Senin (16/1/2005). Siti (50), perempuan yang diduga kena flu burung itu, menghembuskan nafas terakhir di RSHS, Minggu (15/1/2006) pukul 19.00 WIB. Warga Bandung itu telah menjalani perawatan intensif sekitar 24 jam. Saat tiba, Siti menderita infeksi radang paru-paru dan demam tinggi. Hingga saat ini belum diketahui kepastian penyebab meninggalnya Siti. Namun tim dokter RSHS telah mengirimkan sample darahnya untuk di periksa di laboratorium flu burung Departemen Kesehatan (Depkes) di Jakarta. "Ia punya riwayat kontak dengan para penjual ayam. Karena sehari-hari bekerja sebagai pedagang makanan ayam. Riwayat perjalanan penyakitnya hebat,"ungkap Arto. RSHS Bandung kini melakukan pemeriksaan intesif terhadap 4 pasien lainnya yang berada di ruang isolasi Flamboyan. Mereka yakni 2 warga asal Bandung dan 2 bersaudara warga asal Indramayu yang tiba di RSHS Minggu.Kedua bersaudara asal Indramayu adalah Iin Indrawati (15) dan Endrawan (4). Kondisi mereka berangsur normal walau masih mengalami panas tinggi. Tim dokter RSHS pun sempat memasang alat bantu pernafasan atau respirator oksigen. Arto menduga kasus yang dialami kakak beradik asal Indramayu itu tergolong cluster atau penularan dalam satu keluarga. Hal ini semakin diperkuat setelah sebelumnya terjadi kasus kematian yang terjadi pada salah seorang saudaranya. Saudara mereka, Nurokhmah (12) meninggal dunia pada hari Sabtu (14/1/2005) dan telah dinyatakan positif terkena virus flu burung. (iy/)


Berita Terkait