Pertamina Buka Bengkel buat Pekerja Kena PHK Terdampak COVID-19

Yudistira Imandiar - detikNews
Jumat, 02 Okt 2020 14:53 WIB
Bengkel dari Pertamina
Foto: Pertamina
Jakarta -

Penurunan aktivitas ekonomi akibat pandemi COVID-19 membuat sejumlah perusahaan melakukan PHK karyawan. Dampaknya, jumlah pengangguran di Indonesia meningkat.Terkait kondisi tersebut, PT Pertamina (Persero) melalui Fuel Terminal Bandung Group-Marketing Operation Region (MOR) III menjalankan program Kertajaya Otopreneur untuk memberdayakan para korban PHK. Dalam program Kertajaya Otopreneur, Pertamina membuka bengkel kendaraan dengan mengerahkan masyarakat terdampak COVID-19.

Unit Manager Communication Relations & CSR MOR III Eko Kristiawan menguraikan, di tahap awal Kertajaya Otopreneur merangkul enam orang korban PHK. Pertamina membuatkan bengkel kendaraan di salah satu rumah warga di RW 08 Desa Kertajaya, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat serta menyiapkan peralatan, sparepart, pelumas Enduro.

"Kami memahami saat ini kondisi sedang sulit. Diharapkan dengan kegiatan ini, beban masyarakat bisa sedikit terbantu," kata Eko dalam keterangan tertulis, Jumat (2/10/2020).

Peresmian Kertajaya Otopreneur dihadiri Senior Supervisor Receiving Storage & Distribution Fuel Terminal Bandung Group Firman Nugroho, Kepala Desa Kertajaya Fauzi Syamsul M, serta Ketua Kelompok Kertajaya Otopreneur Asep Buhori.

"Kami juga memberikan pelatihan, mulai dari ilmu wirausaha dan otomotif, hingga studi praktek ke bengkel otopreneur yang ada di Gedebage," imbuh Eko.

Ketua Kelompok Kertajaya Otopreneur Asep Buhori menceritakan, dirinya terkena PHK pada bulan April dan menganggur hingga kini. Sebagai tulang punggung keluarga, dengan seorang istri dan 2 orang anak, pria berusia 50 tahun ini merasa terbantu dengan Kertajaya Otopreneur ini.

"Saya bersyukur bisa ikut dalam program Otopreneur. Setidaknya bisa memberi pemasukan dan menambah kegiatan. Pertamina juga memberi pelatihan dasar perbengkelan dan perlengkapannya, mudah-mudahan bengkel ini bisa berkembang," ungkap Asep yang juga menjadi Ketua Kelompok Kertajaya Otomotif.

Sebagai informasi, Kertajaya Otopreneur merupakan bagian dari program Bengkel Otopreneur, sebuah program pengembangan masyarakat (community development) Fuel Terminal Bandung Group sejak tahun 2019. Program ini telah berjalan di Gedebage dan Padalarang, dengan menyertakan sejumlah anak muda putus sekolah. Bengkel Otopreneur bekerja sama dengan PT Pertamina Lubricants, memberi pelatihan bersertifikat, pendampingan, serta pembuatan bengkel wirausaha.

(mul/ega)