Gus Choi Tagih Janji SBY Setorkan Nama Ryamizard

Gus Choi Tagih Janji SBY Setorkan Nama Ryamizard

- detikNews
Senin, 16 Jan 2006 16:11 WIB
Jakarta - Janji tinggal janji. Begitulah yang ada di benak Gus Choi ketika Presiden SBY menyodorkan KSAU Marsekal TNI Djoko Soeyanto sebagai Panglima TNI. Dia pun menagih janji SBY menyetorkan nama Jenderal TNI Ryamizard Ryacudu.FKB, fraksi pria bernama lengkap Effendi Choirie, ini sudah menyatakan setuju atas pencalonan KSAU. Namun anggota Komisi I DPR ini tidak bisa melupakan begitu saja janji yang sudah meluncur dari bibir SBY."Saat menarik nama Ryamizard dari DPR, waktu itu SBY berjanji akan memberikan nama yang sama. Tapi sekarang faktanya berbeda," ungkit Gus Choi di Gedung DPR/MPR, Jalan Gatot Subroto, Jakarta (16/1/2006).Padahal, lanjut dia, siapa pun yang diusulkan presiden itu pasti bisa jadi panglima, karena UU-nya seperti itu. ""Kau yang berjanji, kau yang mengingkari," sindir Gus Choi menirukan sebuah lagu.Mantan Wakil Ketua Komisi I ini menyatakan SBY telah berkhianat terhadap janjinya sendiri. "Ini harus ada penjelasan, kenapa bukan nama Ryamizard yang diajukan, apa salahnya Ryamizard. Apa karena urusan pribadi atau karena kebijakan pertahanan yang dialihkan ke udara, atau karena reformasi TNI. Alasan inilah yang belum jelas," cecarnya.Gus Choi berpendapat, kalau argumen dalam surat tersebut tidak jelas, Ketua DPR Agung Laksono harus mengembalikan surat penyodoran nama Soeyanto kepada SBY. " Agung harus minta argumen-argumen, sama sewaktu presiden menarik Ryamizard dengan alasan untuk konsolidasi," katanya.Namun Gus Choi menegaskan pendapatnya merupakan pendapat pribadi, bukan FKB. Apalagi FKB sudah menyatakan dukungan terhadap pencalonan Soeyanto."Pernyataan ini bukan saya menolak calon lain. Saya meluruskan agar ini clear. Karena sebelum pengajuan nama KSAU, ada proses yang terjadi, bahkan Ryamizard sudah disetujui oleh Komisi I. Ini harus di-clear-kan oleh presiden," tandasnya. (jon/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads