SBY Kunjungi Brunei, Kamboja dan Myanmar Februari
Senin, 16 Jan 2006 16:05 WIB
Jakarta - Agenda Presiden SBY bulan Februari sudah panjang. Pada bulan itu SBY akan mengunjungi tiga negara yakni Brunei, Kamboja dan Myanmar. Apa acara kunjungan itu belum terang. Juru Bicara Departemen Luar Negeri Desra Percaya menyatakan, kunjungan presiden tersebut awalnya dijadwalkan akhir Januari ini. Namun karena kesibukannya, presiden menunda kunjungan itu. "Kemudian kunjungan tersebut rencananya akan dilakukan pertengahan Februari. Tapi ini rencana juga masih belum fixed," terang Desra kepada wartawan di Kantor Deplu, Jalan Pejambon, Jakarta, Senin (16/1/2006). Menurut Desra, Duta Besar Myanmar telah menyampaikan kesediaan negara itu menerima kunjungan SBY. Kendati begitu, pria yang baru menjadi Jubir Deplu II mendampingi Yuri Thamrin pada 28 Desember 2005 itu, belum bisa memastikan agenda detail SBY di Myanmar. Desra juga belum bisa memberi kepastian apakah SBY akan menemui tokoh demokrasi Myanmar, Aung San Suu Kyi, yang masa tahanan rumahnya kembali diperpanjang 27 November 2005 itu. "Presiden datang ke sana untuk membicarakan masalah bilateral. Bilateral kan luas, bisa saja itu (masalah HAM dan demokrasi) dibahas di sana," kata Desra. Pembebasan Suu Kyi merupakan desakan negara Asean. Dalam KTT Asean di Kuala Lumpur akhir tahun lalu, SBY sempat melakukan pembicaraan empat mata dengan Perdana Menteri (PM) Myanmar Jenderal Soe Win untuk membahas hal itu. Dubes SwediaSementara itu SBY akan segera mengajukan calon Dubes RI untuk Swedia kepada DPR. Namun siapa calon itu, Desra belum bisa menyebutkan."Siapa orang yang akan diangkat belum tahu pasti. Tapi akan secepatnya diajukan ke DPR. Mungkin akhir Januari," kata Desra.
(iy/)











































