Resmi Diluncurkan, Logo Hari Sumpah Pemuda 2020 Punya Makna Mendalam

Inkana Putri - detikNews
Jumat, 02 Okt 2020 12:02 WIB
Logo Sumpah Pemuda
Foto: Kemenpora
Jakarta -

Dalam rangka menyambut Hari Sumpah Pemuda, Menteri Pemuda dan Olahraga RI Zainudin Amali resmi meluncurkan logo Hari Sumpah Pemuda ke-92 tahun 2020 kemarin. Adapun peluncuran logo ini merupakan upaya Zainudin menggelorakan semangat untuk bersatu dan bangkit, khususnya di bulan Oktober yang disebut sebagai bulan pemuda.

"Menjelang peringatan Hari Sumpah Pemuda, saya berpesan agar para pemuda kita bersatu dan bangkit. Kita tidak boleh tercerai-berai. Meskipun berbeda, kita harus tetap satu, semangat persatuan harus kita pelihara dengan baik. Tanpa persatuan, kita tidak akan bisa, makanya harus bersatu lalu kita bangkit," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (2/20/2020).

Zainudin mengatakan semangat persatuan merupakan hal yang mutlak. Menurutnya, seberat apapun masalah yang dihadapi, jika bersatu akan bisa diselesaikan dengan baik. Oleh karena itu semangat bergotong royong harus juga dikedepankan dalam menghadapi masalah, termasuk dalam menghadapi pandemi COVID-19 di Indonesia.

"Semangat persatuan tidak bisa ditawar lagi, harus bersatu dan bergotong royong. Saya kira kita harus berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk dengan para pemuda kita, bagaimana kita harus bisa memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Berbagai cara terus kita lakukan, termasuk memberikan edukasi penerapan protokol kesehatan," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Zainudin juga menjelaskan terkait makna di balik logo Hari Sumpah Pemuda 2020. Adapun gambar dua insan yang saling terhubung memiliki arti semangat persatuan pemuda Indonesia, yang aktif dalam mengisi kemerdekaan Republik Indonesia pada hari Sumpah Pemuda ke-92.

Sementara itu perpaduan warna yang beragam melambangkan keberagaman Indonesia pada agama, suku, ras, dan bahasa. Kemudian, warna biru pada logo melambangkan lautan dan warna hijau, yang bermakna hutan/pertanian Indonesia sebagai salah satu kekayaan sumber daya alam negeri.

"Konsep logo yang dibuat seakan menyambung dan tidak terputus melambangkan semangat persatuan dan kerjasama untuk melawan COVID-19. Pada font Sumpah Pemuda, memiliki kesan tegas sebagai salah satu sifat pemuda yang energik dan aktif," jelasnya.

Di momen ini, Zainudin berharap agar peran para pemuda di Tanah Air bisa semakin signifikan, serta peranan pemuda yang selama ini sudah dibangun bisa terus dijalankan dengan baik.

Zainudin juga meminta agar para pemuda selalu siap menghadapi tantangan ke depannya. Hal ini mengingat pengetahuan dan teknologi akan terus semakin maju sehingga diperlukan inovasi untuk bisa bersaing.

"Sebagai bangsa yang besar, kita harus siap. Saya kira peranan pemuda sampai sekarang masih terus dibutuhkan. Anak muda kita harus bisa berinovasi, kreatif menyambut masa yang akan datang. Pemuda kita harus bisa terus menguasai pengetahuan dan teknologi. Kalau tidak, kita bisa tertinggal. Semangat itu harus terus dipelihara," terang Menpora RI.

Lebih lanjut, Zainudin memaparkan pihaknya memiliki 5 program prioritas. Pertama, prioritas terkait perbaikan tata kelola, kompetensi ASN, penyederhanaan regulasi, penyesuaian birokrasi dan peningkatan kecepatan pelayanan publik.

Kedua, pemberdayaan pemuda menjadi kreatif, inovatif, mandiri, dan berdaya saing serta menumbuhkan semangat kewirausahaan. Ketiga, Penguatan ideologi pancasila dan karakter serta budaya bangsa dikalangan pemuda.

Lalu, keempat, pemassalan dan pemasyarakatan olahraga yang menimbulkan kegemaran untuk hidup lebih sehat dan bugar di kalangan masyarakat. Kelima, yaitu pembinaan usia dini dan peningkatan prestasi atlet yang terencana dan berkesinambungan.

"Nah, untuk itu kami meminta para pemuda kita untuk bisa berinovasi, kreatif, hingga berdaya saing serta menumbuhkan semangat kewirausahaan. Ini sesuai dengan program prioritas yang kedua. Tak kalah pentingnya juga program prioritas ketiga. Penguatan ideologi pancasila dan karakter serta budaya bangsa dikalangan pemuda," ungkapnya.

Di akhir kesempatan, Zainudin tak lupa berpesan kepada para pemuda untuk menjauhi narkoba dan tidak terjerumus dalam bisnis barang haram tersebut. Ia mengimbau agar para pemuda bisa saling mengingatkan dan melakukan sosialisasi terkait bahaya narkoba.

"Saya pesan agar anak muda kita jauhi narkoba. Sesama pemuda harus bisa saling mengingatkan dan melakukan sosialisasi bahaya narkoba. Pemuda harus bisa memberi contoh yang baik di lingkungan mereka, dan juga di organisasinya. Saya juga minta anak muda sekarang ini untuk bijak dalam menggunakan media sosial. Dalam momen ini, kita harus berkolaborasi, mempunyai semangat bersatu dan bangkit," pungkasnya.

(mul/ega)