Indonesia Minta WHO Pertimbangkan Beri Bantuan Rapid Test Antigen

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 01 Okt 2020 17:13 WIB
Jubir Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito
Jubir Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito. (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan rapid test antigen untuk mendeteksi virus Corona (COVID-19) secara cepat. Indonesia meminta kepada WHO untuk mempertimbangkan memberikan bantuan rapid test antigen.

"Kami telah berkomunikasi dengan perwakilan WHO yang ada di Indonesia, dan kami juga mohon bisa dipertimbangkan untuk bisa mendapatkan bantuan dari WHO untuk tes cepat ini agar bisa mendeteksi lebih cepat dari kasus atau masyarakat yang menderita COVID-19," ujar Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito dalam konferensi pers yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (1/10/2020).

WHO sudah mengumumkan akan menyediakan 120 juta alat rapid test antigen kepada 133 negara. Negara dengan pendapatan menengah ke bawah dan yang memiliki jumlah kasus Corona terbesar diprioritaskan.

"Apakah negara Indonesia atau pemerintah Indonesia akan menyelenggarakan ini? pastinya iya, kami sudah mendapatkan rekomendasi WHO terhadap rapid test antigen yang kualitasnya baik dan kami sedang review dan mungkin selanjutnya akan digunakan akurasinya yang lebih tinggi," ujar Wiku.

Wiku mengatakan rapid test antigen tersebut diharapkan akan lebih efektif melakukan deteksi dini COVID-19 sehingga deteksi COVID-19 tidak lagi mengandalkan reverse transcription polymerase chain reaction (RT-PCR).

"Karena ini akan mendeteksi antigen, tentunya ini akan lebih baik dibandingkan mendeteksi antibodi dalam rangka proses screening sebelum selanjutnya dilakukan tes penegakan diagnosa dengan real time PCR," ucap Wiku.

(dkp/imk)