Dear Jennifer Coppen, Unggah Foto KTP Asisten Terancam 6 Tahun Bui

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Kamis, 01 Okt 2020 16:59 WIB
Jennifer Coppen saat ditemui di Djakarta Theatre.
Jennifer Coppen. Foto: Noel/detikFoto
Jakarta -

Artis Jennifer Coppen mengamuk di media sosialnya. Dia menuduh asistennya mencuri uang.

Di antara postingan penuh amarah di Instagram Story-nya, Jennifer mengunggah foto si asisten. Unggahan foto KTP itu disertai foto wajah si asisten, disertai kalimat tuduhan.

"Nih ya kalo ada org namanya @_ali***silv ali*** sil** ni ktpnya JANGAN PERNAH TERIMA DIA HATI" INI BENER" MALING DAN TERNYATA PERNAH MALING DI J*T JUGA baik" neng," demikian unggahan Jennifer yang dilihat pada Kamis (1/10/2020) pukul 16.20 WIB hari ini. Saat dilihat unggahan itu sudah berusia 19 jam.

Unggahan foto KTP tersebut tergolong doxing. Doxing (atau doxxing) adalah menyebarkan informasi pribadi orang lain.

"Tentu dong, membagikan identitas pribadi orang lain tanpa consent itu doxing," kata Divisi Digital At-Risk SAFEnet Nenden Sekar Arum kepada wartawan, Kamis (1/10/2020).

Ketentuan mengenai doxing di Indonesia salah satunya diatur dalam Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronika (ITE) nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan UU No 11 tahun 2008. Tentu saja penyebaran informasi seseorang tak termasuk pelanggaran jika telah mendapat persetujuan orang yang bersangkutan.

Berikut kutipan Pasal 26 UU No 19/2016:

Pasal 26

(1) Kecuali ditentukan lain oleh peraturan perundang-undangan, penggunaan setiap informasi melalui media elektronik yang menyangkut data pribadi
seseorang harus dilakukan atas persetujuan Orang yang bersangkutan.

(2) Setiap Orang yang dilanggar haknya sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat mengajukan gugatan atas kerugian yang ditimbulkan berdasarkan Undang-Undang ini.

(3) Setiap Penyelenggara Sistem Elektronik wajib menghapus Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang tidak relevan yang berada di bawah kendalinya atas permintaan Orang yang bersangkutan berdasarkan penetapan pengadilan.

(4) Setiap Penyelenggara Sistem Elektronik wajib menyediakan mekanisme penghapusan Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang
sudah tidak relevan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

(5) Ketentuan mengenai tata cara penghapusan Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik sebagaimana dimaksud pada ayat (3) dan ayat (4) diatur dalam peraturan pemerintah.

Ada sederet sanksi yang mengancam para pelaku doxing. Selain sanksi pidana, ada pula denda.

Berikut kutipan pasal-pasal terkait sanksi yang berkaitan dengan penyebaran informasi pribadi:

Pasal 45

(3) Setiap Orang yang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun dan/atau denda paling banyak Rp750.000.000,00 (tujuh ratus lima puluh juta rupiah).

(4) Setiap Orang yang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan pemerasan dan/atau pengancaman sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 ayat (4) dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah).

Pasal 45A

(2) Setiap Orang yang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) sebagaimana dimaksud dalam Pasal 28 ayat (2) dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah).

Pasal 45B

Setiap Orang yang dengan sengaja dan tanpa hak mengirimkan Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang berisi ancaman kekerasan atau menakut-nakuti yang ditujukan secara pribadi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 29 dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 750.000.000,00 (tujuh ratus lima puluh juta rupiah).

Simak video 'Jennifer Coppen Langsung Klik Jadi Pasangan Ari Irham di Film':

[Gambas:Video 20detik]



(tor/fjp)