Wawalkot Jakut: Anak dan Istri Camat Kelapa Gading Sudah Negatif COVID-19

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Kamis, 01 Okt 2020 14:53 WIB
Wawalkot Jakut: Anak dan Istri Camat Kelapa Gading Sudah Negatif COVID-19
Wakil Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim (Sachril Agustin/detikcom)
Jakarta -

Wakil Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim mengatakan keluarga almarhum Camat Kelapa Gading, Jakarta Utara (Jakut), M Hermawan juga sempat dinyatakan positif Corona. Namun, kini seluruh keluarga almarhum Hermawan sudah dinyatakan negatif virus Corona.

"Iya istri dan anaknya terpapar positif (virus Corona) juga. Nah sama sopirnya, sama sopirnya (juga terinfeksi COVID-19)," kata Wakil Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim, di Apartemen Ancol Mansion, Jalan Pasir Putih II, Pademangan, Jakut, Kamis (1/10/2020).

M Hermawan diketahui meninggal dunia karena COVID-19 pada Sabtu (19/9). Ali mengatakan istri, 2 anak, dan sopir Camat Kelapa Gading itu positif COVID-19 dengan status orang tanpa gejala (OTG). Saat ini, lanjutnya, mereka semua sudah menjalani isolasi mandiri dan telah dinyatakan sembuh dari virus Corona.

"Tetapi sudah isolasi mandiri, sudah sembuh, dan sekarang udah beraktivitas normal. Minggu lalu kalau nggak salah (dinyatakan sembuh)," ungkapnya.

Dia mengaku tidak mengingat berapa orang yang sempat kontak erat dengan Hermawan. Ali hanya mengatakan semua pegawai Kecamatan Kelapa Gading di-swab test. Kantor Kecamatan Kelapa Gading pun ditutup sementara untuk sterilisasi.

"Ya, termasuk teman kantornya (Hermawan) sekecamatan. Itu (seluruh pegawai kecamatan) di-swab (test) dan kita lockdown kantornya 2-3 hari. Dan sekarang sudah lewat semua masa waktu dan (semua yang kontak erat) sudah negatif," tandas dia.

Sebelumnya, M Hermawan meninggal dunia akibat terinfeksi virus Corona (COVID-19). Dari hasil tracing yang dilakukan pihak puskesmas setempat, sopir almarhum juga dinyatakan positif Corona.

"Dalam contact tracing yang dilakukan oleh pihak puskesmas, didapatkan hasil pemeriksaan swab terhadap sopir almarhum menunjukkan positif COVID-19," kata Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti dalam keterangannya, Sabtu (19/9).

Untuk diketahui, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto telah menetapkan keputusan baru yang memuat definisi-definisi baru dalam penanganan pandemi COVID-19. Definisi kesembuhan itu dimuat dalam Bab V mengenai Manajemen Klinis dalam Keputusan Menkes Terawan tentang Pedoman Pencegahan Pengendalian COVID-19 yang ditandatangani Terawan pada Selasa (13/7). Berikut ini definisi terbaru sembuh COVID-19:

Pasien konfirmasi tanpa gejala, gejala ringan, gejala sedang, dan gejala berat/kritis dinyatakan sembuh apabila telah memenuhi kriteria selesai isolasi dan dikeluarkan surat pernyataan selesai pemantauan, berdasarkan penilaian dokter di fasyankes (fasilitas pelayanan kesehatan) tempat dilakukan pemantauan atau oleh DPJP (Dokter Penanggung Jawab Pelayanan).

Pasien konfirmasi dengan gejala berat/kritis dimungkinkan memiliki hasil pemeriksaan follow up RT-PCR persisten positif, karena pemeriksaan RT-PCR masih dapat mendeteksi bagian tubuh virus COVID-19 walaupun virus sudah tidak aktif lagi (tidak menularkan lagi). Terhadap pasien tersebut, maka penentuan sembuh berdasarkan hasil asesmen yang dilakukan DPJP.

Tonton video 'Bank Dunia akan Kucurkan Rp 178,3 T untuk Vaksin Corona':

[Gambas:Video 20detik]



(ibh/ibh)