Nilai Keberatan Tak Berdasar, Jaksa Minta Hakim Tolak Eksepsi Jerinx

Angga Riza - detikNews
Kamis, 01 Okt 2020 12:52 WIB
Jerinx SID angkat bicara soal video dirinya dan istrinya, Nora Alexandra bercumbu di mobil tahanan usai persidangan. Jerinx menegaskan dirinya adalah manusia, bukan robot.
Jerinx 'SID'. (Angga Riza/detikcom)
Denpasar -

Jaksa Penuntut Umum (JPU) menilai nota keberatan terdakwa I Gede Ari Astina alias Jerinx 'SID' di kasus dugaan ujaran kebencian melalui posting-an 'IDI Kacung WHO' tidak berdasar. JPU mengatakan surat dakwaan telah memenuhi syarat.

Sidang digelar secara online, Kamis (1/10/2020). Majelis hakim di PN Denpasar, JPU di Kejaksaan Negeri Denpasar, dan terdakwa Jerinx beserta penasihat hukumnya di Polda Bali.

"Oleh karena semua alasan keberatan penasihat hukum tidak berdasar, maka kami mohon agar majelis hakim Pengadilan Negeri Denpasar yang memeriksa dan mengadili perkara terdakwa, menyatakan, pertama, surat dakwaan penuntut umum telah disusun secara cermat, jelas dan lengkap, serta telah memenuhi syarat-syarat formil dan materiil sesuai ketentuan Pasal 143 Ayat 24," kata salah satu JPU dalam sidang.

JPU meminta majelis hakim menolak keberatan atau eksepsi Jerinx. Majelis hakim juga meminta majelis hakim memerintahkan JPU melanjutkan memeriksa perkara Jerinx.

"Kedua, (memohon majelis hakim) menyatakan keberatan atau eksepsi dari penasihat hukum terdakwa tidak dapat diterima. Ketiga, memerintahkan penuntut umum untuk melanjutkan pemeriksaan perkara atas nama terdakwa I Gede Ari Astina alias Jerinx," ujarnya.

Sidang Jerinx akan dilanjutkan pada Selasa (6/10) pukul 10.00 Wita. Agendanya pembacaan putusan sela.

"JPU untuk tetap menghadirkan terdakwa pada hari persidangan yang telah ditentukan," kata ketua majelis hakim Ida Ayu Nyoman Adnya Dewi.

Selanjutnya
Halaman
1 2