SBY: Perangi Terorisme Tak Cukup dengan Pendekatan Keamanan
Senin, 16 Jan 2006 13:34 WIB
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengajak parlemen Asia Pasifik mendukung pemerintah negara masing-masing memerangi terorisme. Sebab, perang melawan terorisme tidak cukup hanya dengan pendekatan keamanan."Perang antiterorisme tidak cukup dilakukan melalui pendekatan keamanan. Tapi harus dilakukan pendekatan dari sisi politik, sosial, hukum, ekonomi, dan spritual," kata SBY.Hal ini disampaikan dia dalam pidato sambutannya saat pembukaan Asia Pacific Parliamentary Forum (APPF) di Gedung Pustaka Loka Nusantara IV DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (16/1/2006).Dikatakan SBY, selama tahun 2005, terbukti terorisme merupakan ancaman global. Meski beberapa gembongnya sudah tertangkap, namun kelompok terorisme terus melakukan rekrutmen anggota."Kita tahu ini akan menjadi perang yang sangat lama. Kami berharap APPF membantu kami memenangkan peperangan ini," ujar SBY.Selain masalah terorisme, setidaknya ada 4 tantangan lain yang memerlukan perhatian negara Asia Pasifik. Pertama, mendorong reformasi total PBB. Kedua, meningkatkan kesejahteraan rakyat menghadapi era perdagangan bebas. Ketiga, menciptakan pemerintahan yang bersih. Keempat, toleransi antarumat beragama.
(san/)











































