Motor Nyelonong di Busway
Gerutuan di Busway Koridor III
Senin, 16 Jan 2006 12:52 WIB
Jakarta - Dibandingkan koridor II, buway koridor III sungguhlah semrawut, Senin (16/1/2006). Paling menonjol adalah motor yang seenaknya melenggang di jalur busway tanpa ada teguran atau sanksi dari aparat terkait.Petugas Trantib, DLLAJ dan polisi tak mampu berbuat apa-apa atas ulah para pengedara motor itu. Para pengendara motor itu seakan tanpa beban masuk jalur busway ketika jalur reguler di sebelahnya tengah macet. Mereka biasanya masuk melalui jalur busway yang tidak terkena separator karena berdekatan dengan jalur berbelok atau traffic light. Jumlah pengedara motor yang masuk jalur busway tak hanya satu dua, tapi puluhan!Pengendara motor yang tadinya masuk jalur reguler ketika melihat pengendara motor lain masuk jalur busway pun ikut-ikutan dengan mengangkat motornya melewati separator. Ini terlihat jelas di beberapa di Jalan Daan Mogot. Pemantauan detikcom, busway yang dilalui motor ini antara lain di dekat traffic light Cengkareng, Jembatan Gantung dan flyover Green Garden. Sejumlah pengendara motor yang menggunakan jalur reguler sempat mengomeli para pengendara motor yang ngebut di jalur bus Transjakarta itu. menyalahi aturan itu. "Dasar nggak tahu aturan!" begitu omelan yang muncul.Gerutuan itu mucul karena pengendara jalur reguler "iri" melihat sesama pengendara motor melenggang dengan suksesnya tanpa hambatan di busway, sementara mereka stagnan di jalur reguler yang minta ampun macetnya.Sementara di halte-halte busway di hari kedua pengoperasian tampak penuh oleh calon penumpang. Namun mereka harus menunggu lama untuk dapat menaiki busway. Biasanya di jalur busway koridor I jurusan Kota-Blok M, calon penumpang tidak perlu berlama-lama menunggu. Paling lama sekitar 5 menit. Tapi di koridor III Kalideres Harmoni calon penumpang harus menunggu lebih dari 15 menit. Hal ini terjadi karena hari ini bus yang beroperasi di koridor III hanya 14 unit, plus 1 bus tambahan. Semua armada itu merupakan pinjaman koridor I Blok M-Kota. Jadi, bus koridor I saat ini jumlahnya berkurang.
(nrl/)











































