Dandim Jaksel Buka Suara soal Ziarah Gatot di TMP yang Diwarnai Ricuh

Farih Maulana Sidik - detikNews
Rabu, 30 Sep 2020 21:12 WIB
Din Syamsuddin dan Gatot Nurmantyo menghadiri deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Jawa Barat, Senin (7/9/2020). Deklarasi dilaksanakan di sebuah rumah, Kota Bandung, Senin (7/9/2020).
Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo (Yudha Maulana/detikcom)
Jakarta -

Ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, yang dihadiri Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo sempat diwarnai kericuhan. Dandim Jakarta Selatan Kolonel Inf Ucu Yustiana yang mengamankan kejadian tersebut pun buka suara.

Kolonel Inf Ucu Yustiana mengungkap, kericuhan itu terjadi setelah kegiatan ziarah dan tabur bunga yang dihadiri para purnawirawan TNI itu selesai.

"Sebenarnya waktu itu kegiatan ziarah sudah selesai dan saya masih dengan para purnawirawan di dalam kompleks jadi nggak terlalu monitor pas kejadiannya, mungkin Kapolres yang lebih tahu kronologis kejadian," ujar Ucu Yustiana saat dihubungi detikcom, Rabu (30/9/2020).

"Kericuhan itu terjadi setelah beliau (Gatot Nurmantyo) meninggalkan TMP," sambung Ucu.

Ucu sendiri sempat berdialog dengan Gatot Nurmantyo saat itu. Ucu menjelaskan bahwa saat itu dia menjelaskan kepada Gatot Nurmantyo terkait protokol kesehatan tentang COVID-19.

"Tadi waktu ada beliau (Gatot Nurmantyo) nggak ricuh, kita fasilitasi beliau untuk ziarah, tapi dengan mengikuti protokol di TMP Kalibata bahwa ada pembatasan peserta ziarah dan beliau menuruti protokol tersebut," tuturnya.

Seperti diketahui, kegiatan ziarah dan tabur bunga yang diselenggarakan massa dari purnawirawan TNI dan Gatot Nurmantyo sempat diwarnai kericuhan. Sekelompok orang dari elemen mahasiswa datang dan melakukan unjuk rasa.

Kericuhan tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Kericuhan bermula ketika sekelompok orang yang mengatasnamakan mahasiswa datang ke TMP Kalibata menolak aksi tabur bunga Gatot Nurmantyo cs yang disebut sebagai aksi mengenang korban pemberontakan G30S/PKI.

Massa yang menolak aksi tersebut sempat dikejar oleh massa purnawirawan. Kaca angkot juga tampak pecah akibat kericuhan ini.

Kericuhan di TMP Kalibata itu viral di media sosial. Saat itu, terlihat juga ada Gatot Nurmantyo memakai baret merah di lokasi.

Polisi tampak melerai massa yang ricuh. Sembari membubarkan massa yang ricuh, aparat yang ada di lokasi juga terlihat berdialog dengan Gatot Nurmantyo.

Tegang! Acara Tabur Bunga Gatot Nurmantyo di TMP Kalibata Ricuh:

[Gambas:Video 20detik]



(mei/mea)