Kesepakatan GAM-Malaysia Salahi MoU Helsinki

Kesepakatan GAM-Malaysia Salahi MoU Helsinki

- detikNews
Senin, 16 Jan 2006 12:31 WIB
Jakarta - Aktivis Gerakan Aceh Merdeka (GAM) meneken kerjasama dengan perusahaan pengangkutan laut Malaysia. Tapi, langkah GAM ini dinilai melanggar kesepakatan damai yang tertuang dalam perjanjian Helsinki."Ya jelas (melanggar). Dia kan tidak boleh ada aktivitas apapun karena eksistensinya sudah tidak ada lagi. Sebagaimana TNI, GAM juga harus menghargai putusan yag sudah ada," kata Ketua DPR RI Agung Laksono di Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (16/1/2006).Ia dimintai komentar atas penandatanganan kesepakatan GAM dengan perusahaan pengangkutan laut Malaysia, ASDP, untuk membuka jalur laut Kuala Lumpur-Aceh. Kesepakatan diteken di Kuala Lumpur, Minggu 15 Januari 2006.Dijelaskan Agung, semestinya pasca MoU Helsinki, GAM sudah tidak ada aktivitas apapun. "GAM, sebenarnya sudah tidak ada aktivitas apa-apa lagi sejak MoU Helsinki," ujarnya.Ketika ditanyakan langkah selanjutnya, Agung menyerahkan kepada pemerintah. "Kita serahkan sepenuhnya pada pemerintah. Kita harapkan tidak ada lagi hal-hal lain dilakukan dengan alasan apapun oleh GAM di luar MoU Helsinki," tegas Agung Laksono. (san/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads