Polisi Ungkap Kejanggalan Terkait Kaburnya Napi LP Tangerang Cai Cangphan

Yogi Ernes - detikNews
Rabu, 30 Sep 2020 17:27 WIB
Polda Metro Jaya menggelar konferensi pers di Mapolda Jaya, Jakarta, Sabtu (25/7/2020) terkait kematian editor Metro TV, Yodi Prabowo. Polda Metro Jaya menyatakan kematian Yodi Prabowo karena bunuh diri dengan cara menusukkan pisau ke perut dan leher. Hadir dalam keterangan pers tersebut antara lain Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus dan Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus. (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Polisi mengungkap adanya sejumlah kejanggalan terkait kaburnya narapidana narkoba Cai Changpan dari Lapas Tangerang. Salah satunya terkait jeda waktu diketahuinya WN China itu kabur dari Lapas Tangerang.

"Karena ada beberapa kejanggalan-kejanggalan kita temukan. Seperti yang sudah saya sampaikan bahwa 11 jam setelah melarikan diri tersangka ini, baru diketahui oleh petugas jaga lapas di situ," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan, Rabu (30/9/2020).

Padahal ada shift petugas jaga yang mengawasi di dekat sel tahanan Cai Changpan tiap harinya. Namun baru di petugas jaga shift ketiga yang mengetahui Cai telah melarikan diri.

"Kalau kita hitung ada tiga shift di situ. Shift pertama yang harus cek langsung, kemudian shift kedua sama, dan baru shift ketiga mengetahui kalau yang bersangkutan si tersangka ini melarikan diri," terang Yusri.

Kejanggalan berikutnya terkait beberapa petugas yang mengaku tertidur pada hari Cai Changpan melarikan diri. Petugas Lapas Tangerang tersebut merupakan penjaga menara pengawas hingga penjaga CCTV center lapas.

"Kami juga masih mendalami semua karena petugas yang berjaga di menara pengawas pada saat itu ketiduran. Dan juga petugas yang jaga CCTV juga di CCTV center di lapas pada saat kita melakukan pemeriksaan juga ketiduran mengakunya," terang Yusri.

Pencarian terhadap napi Cai Changpan hingga kini masih terus digencarkan. Polda Metro Jaya diketahui telah membentuk tim khusus guna melacak keberadaan dari gembong narkoba tersebut.

Polisi juga telah berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait untuk mempersempit ruang gerak Cai Changpan. Salah satunya dengan mencekal napi tersebut pergi ke luar negeri.

Total hingga kini sudah ada 14 saksi yang telah diperiksa polisi dari kasus tersebut. Para saksi terdiri atas petugas, rekan satu sel, hingga istri napi Cai yang berada di Tejo, Bogor.

Polisi Curigai Petugas Lapas Tangerang dalam Kaburnya Cai Changpan:

[Gambas:Video 20detik]



(mei/mei)