FPDIP Hadang KSAU Jadi Panglima
Senin, 16 Jan 2006 11:15 WIB
Jakarta - Nama KSAU Marsekal TNI Djoko Soeyanto disetorkan Presiden SBY ke DPR sebagai panglima TNI pilihannya. Namun FPDIP langsung menolaknya. FPDIP tetap pada jagoannya: Jenderal TNI Ryamizard Ryacudu.FPDIP juga beralasan Komisi I DPR sudah memutuskan nama Ryamizard. "Kita tidak boleh plin-plan. Komisi I sudah memutuskan nama Ryamizard. Ya sudah, nama itu saja yang kami setujui," cetus anggota Komisi I DPR Permadi saat dihubungi detikcom, Senin (16/1/2006).Anggota FPDIP ini memastikan fraksinya hanya menyetujui nama Ryamizard sebagai Panglima TNI menggantikan Jenderal TNI Endriartono Sutarto."Alasan kami bukan karena Ryamizard diajukan Megawati, tetapi Komisi I sudah sepakat. Jadi jangan plin-plan," ujar Permadi.Sebagai tindak lanjut, Permadi mempersilakan Presiden SBY menggunakan hak prerogatifnya mengajukan nama KSAU."Tapi kami juga punya hak. Seharusnya DPR tetap pada keputusan awal yang sudah memutuskan Ryamizard. Dan kita akan mempertahankan keputusan itu," katanya.FPDIP, lanjut Permadi, akan berusaha melobi Komisi I untuk tidak plin-plan terhadap keputusannya. "Kita akan desak Komisi I tidak lagi membahas nama Panglima TNI kecuali Ryamizard. Karena sudah selesai dan sudah diputuskan," katanya lagi.
(jon/)











































