Djoko Soeyanto Bisa Saja Ditolak

Calon Panglima TNI

Djoko Soeyanto Bisa Saja Ditolak

- detikNews
Senin, 16 Jan 2006 11:06 WIB
Jakarta - Meski Presiden SBY hanya menyodorkan satu nama pengganti Jenderal TNI Endriartono Sutarto sebagai Panglima TNI, yakni KSAU Marsekal TNI Djoko Soeyanto, bukan berarti DPR manut saja. DPR bisa menolak usulan itu."Bisa saja (ditolak, red), tapi saya belum bisa menentukan," tegas Ketua DPR RI Agung Laksono usai membuka Asia Pasifik Parlementaria Forum (APPF) di Gedung MPR/DPR, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Senin (16/1/2006).Dalam suratnya bernomor R 07/Presiden/1/2006 tertanggal 15 Januari 2006 yang diterima Agung Minggu malam, SBY tidak mencantumkan nama lain selain Djoko Soeyanto. Plus satu-satunya alasan penunjukan Soeyanto, yakni karena yang bersangkutan dinilai memenuhi syarat dan dianggap mampu memegang jabatan Panglima TNI.Sebelumnya, DPR juga telah menerima pengajuan nama pengganti Endriartono yang dilayangkan mantan Presiden Megawati Soekarnoputri. Saat itu Mega mengajukan nama Jenderal TNI Ryamizard Ryacudu yang hingga kini masih aktif.Soal Ryamizard yang dicalonkan Mega, Agung mengatakan, sudah tidak berlaku lagi. "Yang berlaku surat yang terakhir (dari SBY, red)," tegasnya.Karena itu Agung berharap DPR tidak terlalu lama memproses surat itu, sehingga 3-4 minggu ke depan, Panglima TNI baru sudah dapat ditetapkan. (umi/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads