Begini Strategi Luhut Tangani COVID dari Hulu ke Hilir

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 29 Sep 2020 17:54 WIB
Luhut Binsar Pandjaitan
Luhut Binsar Pandjaitan. (Foto: Vadhia Lidyana)
Jakarta -

Wakil Ketua Komite Kebijakan Pengendalian COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN) Luhut Binsar Pandjaitan menyiapkan sejumlah strategi dari hulu ke hilir dalam menangani Corona. Luhut mengatakan untuk menekan kasus Corona dari hulu hari dilakukan kampanye perubahan perilaku.

Tak hanya itu, seperti dikutip dari situs resmi Kemenko Kemaritiman dan Investasi (Marves), Selasa (29/9/2020), Luhut juga menekankan pada dilakukannya deteksi awal penyebaran Corona, mulai menggencarkan tracing dan isolasi.

"Langkah kedua adalah membangun pusat-pusat karantina dan isolasi. Karantina terpusat disediakan untuk pasien COVID-19 orang tanpa gejala (OTG) dan ringan di kota-kota dengan kasus COVID-19 tertinggi di delapan provinsi. Lokasi ini tentunya akan tetap menyediakan fasilitas yang sesuai dengan kebutuhan pasien, seperti peralatan kesehatan dan obat," ujar Luhut di sela-sela kunjungan ke gudang darurat Palang Merah Indonesia (PMI), Jakarta.

Sementara itu, untuk strategi hilir, lanjut Luhut, dengan cara membenahi manajemen perawatan pasien Corona. Hal itu, menurut dia, untuk menurunkan mortality rate.

"Pada tahap ini kita membenahi manajemen perawatan pasien COVID-19 untuk meningkatkan recovery rate dan menurunkan mortality rate," katanya.

Luhut menjelaskan Kementerian Kesehatan sudah membuat Protokol Standar Perawatan Pasien COVID-19 yang memuat acuan standar penanganan pasien dari tingkat ringan, sedang hingga berat. Buku panduan itu juga tercantum alat dan obat yang harus diberikan kepada para pasien COVID-19.

"Obat-obatan ini diutamakan berasal dari produksi dalam negeri," tambah pria yang juga menjabat sebagai Menko Marves itu.

Sementara itu, terkait kegiatan Luhut di gudang darurat PMI, Luhut diberi kehormatan ikut melepas armada penyemprot disinfektan PMI, yaitu 45 gunner yang akan melakukan penyemprotan di jalan-jalan utama Jabodetabek. Sebanyak 200 minivan serta 160 kendaraan roda tiga dan 1.000 sprayer gendong dikerahkan untuk penyemprotan disinfektan di gang serta jalan sempit yang ada di wilayah Jabodetabek.

"Penerima manfaat dari kegiatan ini lebih dari 51 juta jiwa, 20.474.913 jiwa untuk tangki gunner dan 31.005.056 jiwa untuk penyemprotan di fasilitas publik," jelas Ketua Umum PMI Jusuf Kalla dalam kesempatan yang sama.

Simak juga video 'Luhut Ajak Masyarakat Kompak Lawan Corona: Jangan Nyinyir':

[Gambas:Video 20detik]



(idn/gbr)