Kolase Foto Ma'ruf Amin-'Kakek Sugiono', Gerindra: Pelecehan!

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Selasa, 29 Sep 2020 15:13 WIB
Wapres Maruf Amin
Wakil Presiden Ma'ruf Amin (Foto: dok. Biro Setwapres)
Jakarta -

Partai Gerindra turut mengecam unggahan viral di Facebook yang menunjukkan foto Wakil Presiden Ma'ruf Amin disandingkan dengan foto bintang porno asal Jepang, Shigeo Tokuda alias Kakek Sugiono. Gerindra menilainya sebagai bentuk pelecehan.

"Dengan adanya penyandingan foto dari Wapres yang merupakan simbol negara dengan bintang pornografi asal Jepang itu sebenarnya adalah suatu pelecehan," kata anggota Komisi III dari F-Gerindra Wihadi Wiyanto kepada wartawan, Selasa (29/9/2020).

Wihadi pun mendukung proses hukum terhadap tindakan ini. Ia meminta aparat kepolisian mengusutnya secara tuntas.

"Jadi sikap daripada Gerindra adalah mendukung proses hukum dan ini harus diusut secara tuntas pelakunya ini dan segala motifnya, karena ini sama saja bahwa negara dilecehkan oleh seorang bintang porno. Jadi ini saya anggap perlu ada pembelajaran juga bagi masyarakat bahwa ini adalah simbol-simbol negara," ujarnya.

Wihadi pun mengecam aksi kolase foto tersebut. Menurutnya, hal itu sama saja dengan melecehkan pemimpin negara.

"Pasti kita mengecam, karena ini pelecehan. Ini simbol negara terus disandingkan dengan seorang bintang porno seakan-akan sama gitu kan, itu kan suatu pelecehan kepada simbol-simbol negara, terhadap pemimpin negara kita," tegas Wihadi.

Sebelumnya diberitakan, beredar posting-an dalam salah satu akun Facebook yang berisi foto Wapres Ma'ruf Amin dan disandingkan dengan gambar animasi wajah foto bintang porno asal Jepang Shigeo Tokuda alias 'Kakek Sugiono'.

Pengunggah menulis narasi 'Jangan kau jadikan dirimu seperti Ulama tetapi kenyataannya kau penjahat agama. Diusia Senja Banyaklah Berbenah untuk ketenangan di Alam Barzah. Selamat melaksanakan Ibadah Shalat Jumat'. Tangkapan layar posting-an tersebut kemudian beredar.

GP Ansor Tanjungbalai, Sumut, pun mengadukan masalah tersebut ke polisi. Pihak Istana Wapres mendukung pelaporan oleh Ansor Tanjungbalai.

"Langkah yang dilakukan pihak Ansor untuk mengadukan persoalan ini secara hukum saya kira sudah langkah yang bagus. Jangan sampai ada tindakan-tindakan yang tidak sesuai dengan prosedur hukum. Semuanya harus dilakukan dengan langkah hukum," kata juru bicara Wapres Ma'ruf Amin, Masduki Baidlowi, saat dihubungi, Selasa (29/9).

"Karena itu, kita juga berharap agar pihak keamanan, kepolisian, segera melakukan tindakan, segera melakukan tindakan siapa pelakunya dan seterusnya itu supaya segera dilakukanlah sesuai dengan prosedur hukum seperti apa," ucap Masduki.

Simak video 'Tingkat Kepuasan Kinerja Ma'ruf Jauh Lebih Rendah dari Jokowi':

[Gambas:Video 20detik]



(azr/tor)