Polisi: Pekerja Tewas Tertimpa Besi Proyek Jalan di Jakut Tak Pakai Helm

Yogi Ernes - detikNews
Senin, 28 Sep 2020 22:13 WIB
Ilustrasi: pembunuhan, mayat, bunuh diri, garis polisi, police line
Ilustrasi (Thinkstock)
Jakarta -

Polisi masih menyelidiki kasus tewasnya pekerja berinisial A, yang tertimpa besi proyek jalan layang di Jalan Raya Bekasi-Cakung, Jakarta Utara. Total ada 12 saksi yang telah diperiksa.

"Sekarang tadi siang ada 8, malam ini kita nambah 4 lagi, jadi 12 saksi, 12 saksi itu dari orang-orang di sekitar yang ada saat kejadian, termasuk karyawan-karyawan," kata Kanit Reskrim Polsek Kelapa Gading AKP Muhammad Fajar ketika dihubungi wartawan, Senin (28/9/2020).

Dari pemeriksaan awal para saksi, Fajar menyebutkan korban tengah menggunakan sepeda motor di lokasi proyek tersebut. Korban juga diketahui tidak menggunakan helm saat di lokasi kejadian.

"Iya betul bawa motor. (Masih diselidiki) Seharusnya dia melintas ke situ atau tidak. Dia nggak pakai helm. Kita datang ke pertama kali kita nggak nemuin helm," ujar Fajar.

Terkait kabar yang beredar korban adalah petugas sekuriti proyek, Fajar mengatakan pihaknya masih mendalami hal tersebut. Menurutnya, unsur kelalaian dari peristiwa tersebut juga masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

"Itu makanya sekarang kita lagi periksa nih. Kalau dia sekuriti, kok bisa ada di situ. Sekuriti kan bukan di situ. Kenapa dia ada di situ," terang Fajar.

"(Unsur kelalaian) masih dalam penyelidikan karena kalau dibilang lalai yang lalai itu siapa gitu atau apa ada kelalaian di situ," sambungnya.

Seperti diketahui, seorang pria tewas di Jalan Raya Bekasi-Cakung, Jakarta Utara. Korban berinisial A itu tewas setelah tertimpa potongan besi proyek jalan layang di lokasi.

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (26/9) sore. Sementara itu, Kapolsek Kelapa Gading Kompol Rango Siregar membantah informasi yang beredar viral bahwa korban adalah pengendara motor yang sedang melintas di lokasi. Rango menyebutkan bahwa korban adalah salah satu pekerja di proyek tersebut.

"Bukan pengemudi itu, salah satu pekerja di situ. Jadi jangan bilang pengemudi. Itu salah satu pekerja," terangnya.

Dalam video viral tersebut terlihat satu orang tewas tergeletak di pinggir jalan. Di dekat jenazah korban juga terlihat satu kendaraan motor yang ikut tergeletak.

Dalam video itu, dinarasikan bahwa korban adalah seorang pengemudi motor. Korban disebutkan tewas tertimpa besi yang jatuh dari proyek jalan saat melintas di lokasi.

(mei/mei)