Kematian Corona RI Lebih Tinggi dari Dunia, Komisi IX Soroti Penanganan Pasien

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Senin, 28 Sep 2020 12:54 WIB
Melki Laka Lena
Foto: Melki Laka Lena. (detikcom).
Jakarta -

Persentase kematian akibat virus Corona (COVID-19) di Indonesia lebih tinggi dari rata-rata dunia. Komisi IX DPR RI yang membidangi kesehatan meminta pemerintah menggencarkan 3T, yaitu tracing, testing, dan treatment.

"Testing dan tracing yang benar membantu treatment yang tepat bagi pasien, baik kategori OTG (orang tanpa gejala), ringan, sedang, berat, dan kritis. Penanganan yang tepat berbagai kategori pasien positif COVID-19 saat momentum awal terkena bisa membantu menekan angka kematian pasien," kata Wakil Ketua Komisi IX Emmanuel Mekiades Laka Lena kepada wartawan, Senin (28/9/2020).

Menurut Melki, treatment atau penanganan pasien yang baik akan menurunkan angka kematian. Melki merinci treatment yang dimaksud antara lain terkait obat hingga fasilitas kesehatan.

"Treatment makin membaik bisa tergambar dengan persentase tingkat kematian terus menurun. (Misalnya) obat yang tepat sesuai kondisi pasien, fasilitas kesehatan dan tenaga kesehatan yang baik, penguatan psikologis pasien baik dari tenaga kesehatan, keluarga, dan lingkungan dekat," ungkapnya.

Khusus soal fasilitas kesehatan, Melki menyebut Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah berkoordinasi dengan Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN). Hal itu terkait dengan ketersediaan fasilitas kesehatan agar penanganan pasien Corona bisa lebih baik.

"Kemenkes didukung Komite PC dan PEN, didukung pemda, terus menambah tempat tidur ICU dan isolasi dan tenaga kesehatan, sehingga pertambahan pasien tetap mampu ditangani dengan baik," ujar Melki.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkap kasus kematian akibat Corona di Indonesia sedikit lebih tinggi dari rata-rata dunia, di mana Indonesia mencapai 3,77 persen dan rata-rata kasus kematian Corona di dunia 3,01 persen. Hal inilah yang menjadi tugas pemerintah untuk menekan kasus kematian.

"Kalau kita bandingkan dengan bulan lalu, rata-rata kematian di negara kita juga menurun dari 4,33 persen jadi 3,77 persen. Meskipun kalau kita bandingkan dengan rata-rata dunia, kita sedikit lebih tinggi karena rata-rata dunia mencapai 3,01 persen. Ini menjadi tugas kita bersama untuk menekan lagi agar rata-rata kematian bisa terus menurun," kata Jokowi dalam rapat terbatas penanganan COVID-19 dan pemulihan ekonomi nasional secara virtual, Senin (28/9).

(azr/zak)