Muhadjir soal Penanganan Corona: Awalnya Kita Betul-betul Gelagapan

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Senin, 28 Sep 2020 12:06 WIB
Menko PMK Muhadjir Effendy
Muhadjir Effendy (Foto: Dok Kemenko PMK)
Jakarta -

Menko PMK, Muhadjir Effendy, mengatakan penanganan COVID-19 di Indonesia pada awalnya kurang baik. Namun saat ini, kata Muhadjir, penanganan COVID-19 di Indonesia sudah berada di jalur yang benar.

Hal itu disampaikan Muhadjir saat menjadi narasumber dalam masa Ta'aruf mahasiswa baru UMY seperti disiarkan secara virtual, Senin (28/9/2020). Muhadjir mengakui, pada awal pandemi, fasilitas kesehatan di Indonesia belum memadai.

"Kemudian dalam sektor kesehatan kita juga sudah mulai dalam track yang benar, memang pada awalnya kita betul-betul gelagapan karena memang fasilitas kesehatan kita masih sangat terbatas, kemudian jenis virus ini sulit diramal seperti apa gerakannya," ujar Muhadjir.

Muhadjir menjelaskan alat-alat kesehatan di Indonesia kini sudah mulai lengkap. Menurut Muhadjir, memang masih ada sejumlah kekurangan dalam penanganan COVID-19 di Indonesia, tapi kondisi saat ini jauh lebih baik dibandingkan saat awal pandemi.

"Tetapi sekarang ini sudah mulai menemukan bentuknya, tinggal bagaimana melengkapi alat-alat kesehatan melengkapi bagaimana kebutuhan yang dibutuhkan untuk 3 T, yaitu testing, tracing, dan treatment, dan tentu saja berupaya menyuplai kebutuhan-kebutuhan pengobatan, termasuk juga alat-alat kesehatan dan penyediaan laboratorium-laboratorium untuk tes PCR sekarang sudah mulai di track yang benar, memang masih ada perlu penyempurnaan tetapi dua hal itu sudah relatif yang baik," ujar dia.

Muhadjir juga mengatakan pemerintah saat ini sudah mulai bergerak untuk memulihkan ekonomi nasional. Namun, kata Muhadjir, penanganan COVID-19 tetap menjadi prioritas.

"Pemerintah sekarang sudah mulai memalingkan kepada bidang ekonomi, kenapa ekonomi? Apakah pemerintah berarti mulai memalingkan COVID-19? Sama sekali tidak, jadi pemerintah tetap sektor kesehatan, terutama penanganan COVID-19 menjadi prioritas utama, tetapi sama sekali tidak boleh mengabaikan pentingnya segera melakukan pemulihan ekonomi, kenapa demikian? Karena setelah lima bulan COVID-19 melanda Indonesia, ekonomi kita mengalami keterpurukan sebagaimana negara-negara yang lain," ujar dia.

Simak video 'Jokowi: Rata-rata Kematian Corona di RI Lebih Tinggi dari Dunia':

[Gambas:Video 20detik]



(knv/fjp)