Satgas: Semua Masker Berguna, di Zona Merah Perlu Standardisasi

Tim detikcom - detikNews
Senin, 28 Sep 2020 12:01 WIB
Kepala BNPB sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Letjen Doni Monardo
Foto: dok BNPB
Jakarta -

Pemerintah dalam hal ini Satgas COVID-19 akan membuat standardisasi penggunaan masker yang berkualitas tinggi khusus di daerah zona merah. Masker kualitas tinggi ini dinilai penting untuk mencegah penularan Corona.

"Menyangkut masalah standar nasional Indonesia tentang masker, jadi sebenarnya masker ini semuanya berguna, tak ada masker yang tidak berguna. Namun bagi daerah-daerah yang zona merah lantas tingkat risiko penularannya tinggi perlu kita buatkan sebuah standardisasi," kata Ketua Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Doni Monardo dalam jumpa pers virtual di akun YouTube Sekretariat Presiden, Senin (28/9/2020).

Doni mengatakan tim Satgas dan beberapa perusahaan sudah bisa membuat masker yang diproduksi lokal dengan kualitas filter sampai 70-80 persen. Masker itu sudah mendapat rekomendasi dari BPPT dan Jerman.

"Jadi dua lembaga satu dari Jerman dan satu lagi dari BPPT. Ini akan kita coba kita kembangkan terus sehingga nantinya kualitas masker yang digunakan masyarakat semakin baik," terangnya.

Doni menegaskan lagi perihal semua jenis masker sangat bermanfaat mencegah Corona. Namun khusus untuk daerah yang berisiko tinggi, diperlukan masker yang kualitasnya tinggi.

"Tinggal kita sekarang melihat kita berada pada daerah mana, daerah yang risiko rendah tentu mungkin kualitas maskernya tidak perlu harus pada posisi yang sangat berkualitas atau tinggi. Tapi daerah yang berisiko tinggi, terutama di zona merah, tentu kita imbau masyarakat agar menggunakan standar masker yang berkualitas sehingga risiko penularannya juga kecil," kata Doni.

(idn/fjp)