Berseragam Dinas, Irjen Napoleon Bonaparte Hadiri Langsung Sidang Praperadilan

Isal Mawardi - detikNews
Senin, 28 Sep 2020 11:22 WIB
Irjen Napoleon Bonaparte
Irjen Napoleon Bonaparte menghadiri langsung praperadilan yang diajukannya di PN Jaksel. (Isal Mawardi/detikcom)
Jakarta -

Mantan Kepala Divisi Hubungan Internasional (Kadiv Hubinter) Polri Irjen Napoleon Bonaparte menghadiri sidang praperadilan terkait status tersangka yang disematkan kepadanya oleh Bareskrim Polri. Sidang dilakukan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel).

Pantauan detikcom, Napoleon Bonaparte tiba di ruang sidang 5 PN Jaksel, Jalan Ampera Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (28/9/2020) pukul 10.30 WIB. Ia tampak mengenakan seragam dinas kepolisian.

Kemudian Napoleon duduk di kursi pengunjung persidangan. Lalu, ia mengenakan masker. Tak lama kemudian, ia pindah duduk di sebelah kuasa hukumnya. Napoleon belum bicara terkait persidangannya.

Untuk diketahui, Irjen Napoleon mengajukan praperadilan terkait status tersangka yang disematkan kepadanya oleh Bareskrim Polri. Dalam permohonannya, Napoleon meminta PN Jaksel menetapkan surat penyidikan dan penetapan tersangka terhadapnya dibatalkan.

Praperadilan Irjen Napoleon terdaftar dengan nomor perkara 115/Pid.Pra/2020/PN JKT.SEL di PN Jakarta Selatan.

Dalam kasus ini, penyidik Bareskrim Polri menetapkan dua tersangka yang berperan sebagai penerima suap dari Djoko Tjandra dan pengusaha Tommy Sumardi, yaitu mantan Karo Korwas PPNS Polri Brigjen Prasetijo Utomo dan Irjen Napoleon Bonaparte.

"Selaku penerima yang kami tetapkan tersangka adalah Saudara PU, kemudian yang kedua Saudara NB. Selaku penerima, kita kenakan Pasal 5 ayat 2, kemudian Pasal 11 dan 12 huruf a dan b Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor juncto 55 KUHP," ungkap Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Jaksel), Jumat (14/8).

Para tersangka, masih kata Argo, terancam pidana penjara 5 tahun. Dia menjelaskan penyidik juga mendapati barang bukti berupa uang USD 20 ribu, surat atau dokumen, serta rekaman CCTV.

Berseragam Jenderal, Irjen Napoleon Bonaparte Ajukan Praperadilan:

[Gambas:Video 20detik]



(isa/dhn)