Polda Sultra Tak Tahu Siapa Izinkan Heli Terbang Bubarkan Massa Aksi

Sitti Harlina - detikNews
Minggu, 27 Sep 2020 12:19 WIB
Helikopter Polda Sultra terbang rendah di atas massa aksi setahun tewasnya Randy
Foto: dok. istimewa
Kendari -

Aksi mahasiswa dari berbagai universitas di Kota Kendari dalam rangka setahun tewasnya mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) Randy dan Yusuf pada Sabtu (26/9) lalu dibubarkan helikopter milik Polda Sultra. Ternyata heli itu terbang tanpa izin pimpinan Polda Sultra.

"Itu mi kita tidak tahu ini, siapa yang perintahkan helikopter (terbang) bubarkan massa aksi," ujar Kasubid Penmas Bidang Humas Polda Sultra Kompol Agus Mulyadi saat dimintai konfirmasi di Kendari, Minggu (27/9/2020).

Lebih lanjut Kompol Agus menyebut Kapolda Sultra Irjen Yan Sultra Indrajaya tidak pernah mengizinkan helikopter tersebut terbang membubarkan massa aksi.

"Kapolda juga heran kenapa capungnya (helikopter) diterbangkan. Siapa yang perintahkan kita tidak tahu," tegasnya.

Saat ini Polda Sultra masih mencari tahu pihak di internalnya yang mengizinkan heli tersebut terbang dan membubarkan massa aksi.

"Masih dikonfirmasi oleh pimpinan," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, massa mahasiswa yang menggelar aksi setahun tewasnya mahasiswa UHO Randy dan Yusuf di Mapolda Sultra, Kendari, pada Sabtu (26/9) lalu sempat dibubarkan helikopter. Helikopter milik Polda Sultra itu terbang rendah di atas massa aksi.

Massa yang melakukan orasi dan berkumpul akhirnya membubarkan diri dengan berlarian. Seketika lokasi aksi massa tertutupi debu tebal dan sampah berterbangan akibat baling-baling helikopter.

Usai helikopter tersebut pergi, massa kembali ke lokasi melakukan aksi. Namun helikopter kembali terbang rendah di atas massa aksi. Total ada 3 kali helikopter tersebut datang terbang rendah di atas massa aksi.

Tonton juga 'Massa Aksi di Kendari Kocar-kacir Dibubarkan Helikopter':

[Gambas:Video 20detik]

(nvl/dhn)