Airlangga Imbau Calon dari Golkar Jadi Panutan Disiplin Protokol

Abu Ubaidillah - detikNews
Minggu, 27 Sep 2020 10:54 WIB
Golkar
Foto: Golkar
Jakarta -

Partai Golkar tidak ingin ada klaster pilkada selama pandemi COVID-19. Calon-calon yang diusung dalam Pilkada 2020 harus menjadi contoh masyarakat untuk melawan pandemi.

"Calon pemimpin akan diuji dalam tiga bulan ini bagaimana menjadi contoh atau panutan dan bagaimana menginspirasi masyarakat agar tertib dan disiplin dalam penegakan protokol kesehatan. Jika mereka berhasil, saat mereka dilantik nanti, maka tugas pertama mereka adalah memerangi COVID," kata Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto saat membuka rapat koordinasi pemilu di Bintan, Kepulauan Riau, Minggu (27/9/2020).

Airlangga meminta para calon untuk membuat inovasi dengan memanfaatkan teknologi digital dalam berkampanye. Seperti lewat door to door, menggunakan medium teknologi, tampil secara digital di masyarakat misalnya lewat mobil LED berkeliling, atau membagikan alat peraga kampanye berupa masker, hand sanitizer, dan tempat cuci tangan serta disinfektan.

Golkar juga sudah menyediakan 3 juta masker untuk dibagikan dan membentuk Satgas Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan selama kampanye dengan melibatkan AMPG dan KPPG.

"Golkar commit untuk perang semesta melawan COVID-19," tegas Airlangga.

Airlangga juga menegaskan jika seluruh calon yang diusung Golkar sudah mendapatkan tanda tangan persetujuan dari DPP Partai Golkar, seperti halnya untuk maju menjadi ketua fraksi Golkar harus mendapatkan hal yang sama maka kini saatnya kader Golkar membuktikan janjinya memenangkan calon yang diusung Golkar pula. Ia meminta seluruh wakil rakyat di DPR dan DPRD berjuang memenangkan calon dari Golkar.

"Ada konsekuensi, kalau anggota dewan di dapilnya suaranya tidak maksimal di Pilkada nanti maka bapak-ibu kurang kerja. Maka itu jadi monitoring dan evaluasi," ungkap Airlangga.

Ia juga mengatakan jika ada wakil rakyat dan kader Partai Beringin yang tidak mau bekerja memenangkan calon yang diusung Golkar, maka harus diganti dengan yang siap kerja.

Airlangga juga ingin menunjukkan tekadnya bersama seluruh kader Partai Golkar untuk perang melawan COVID-19 dan perang melawan penurunan ekonomi.

"Sungguh manis buah durian, dimakan orang waktu petang. Rapat konsolidasi kita lakukan, Golkar solid pilkada menang," ucap Airlangga dalam pantunnya.

Di pilgub Kepulauan Riau, Golkar mengusung Cagub Ansar Ahmad dan Airlangga berharap dapat memenangi pilkada lagi.

"Pergi berlayar gunakan perahu, sambil menjaring si ikan teri. Mari kita bahu-membahu menangkan Pak Ansar Ahmad, Gubernur Kepri," tutup Airlangga dengan pantunnya.

(ega/ega)