Heboh Formalin, Ratusan Warga Tetap Lahap Makan Bakso
Minggu, 15 Jan 2006 14:36 WIB
Jakarta - Heboh formalin ternyata tak menyurutkan warga untuk makan bakso. Isu bahan makanan berbahaya tidak dipedulikan warga. Syaratnya hanya harus gratis. Begitulah yang terjadi dalam kampanye makan bakso yang digelar DPP PKB di parkiran kantor PKB, Jalan Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (15/1/2006). Ratusan warga menyerbu kampanye tersebut tanpa takut.Untuk kampanye itu, PKB mendatangkan 10 gerobak bakso yang masing-masing gerobak sedikitnya mampu menyediakan 100 mangkok. Kampanye itu digelar PKB untuk membantu pedagang bakso yang terpuruk akibat pemberitaan formalin dan bakso tikur.Acara dimulai sekitar pukul 12.30 WIB. Sekitar 300 warga dengan antusia mengikutinya. Ibu-ibu yang kebanyakan hadir tak lupa membawa anak-anak mereka yang masih kecil untuk makan bakso gratis. Tina (35), seorang ibu yang datang bersama anak dan keponakannya mengaku tak takut makan bakso meski tengah heboh bahaya formalin. "Kalau formalin kan dari dulu. Sudah tanggung wong kita langganan tiap hari makan bakso," kata Tina santai.Tina dengan tak merasa bersalah bahkan mengaku memberi makan anaknya yang masih berumur 10 bulan dengan bakso. "Ini juga kadang-kadang makan," kata Tina sambil menunjuk anaknya. Sikap tidak takut juga ditujukkan Wiwin. "Pokoknya makan bakso gratis ada isu apa saja, saya nggak peduli," kata Wiwin.Karena sikap antusias warga itu tak heran jika hanya dalam waktu satu jam saja, 10 gerobak bakso itu pun ludes. Selain makan di tempat dan minta tambah, warga juga tak lupa meminta bakso dibungkus untuk dibawa pulang. Walah!
(iy/)











































