Harga Beras Naik Wajar
Sabtu, 14 Jan 2006 23:39 WIB
Jakarta - Anggota Komisi IV DPR RI Ario Bimo mengatakan bahwa harga beras yang di atas Rp 4.000 adalah wajar. Pasalnya, biaya produksi yang dikeluarkan petani juga tinggi. Kenaikan BBM dua kali pada tahun 2005 adalah faktor utama tingginya biaya produksi petani."Otomatis harga pupuk jadi naik, biaya transportasi juga naik," ujar Ario kepada wartawan di Posko Selamatkan Rakyat Indonesia, Jl. Diponegoro, Jakarta Pusat, Sabtu (14/1/2006).Ario menambahkan bahwa harga ideal beras minimal Rp 4.800. Namun, rencana pemerintah untuk mengimpor beras mengakibatkan pedagang enggan membeli beras petani. Petani pun menjadi takut untuk menanam padi."Jangan karena harga beras naik, lantas jadi alasan pemerintah mengimpor beras," cetusnya.Dia berharap hak Angket yang diusung FPPP, FPKS, FPAN, dan FPDIP, dapat menghadang kebijakan impor beras pemerintah. Bila pemerintah mengatakan stok beras kurang, Ario menyarankan pemerintah membeli 300 ribu ton beras petani di Jawa Tengah."Sekarang ini kondisi sawah kita lebih baik dari tahun 2005. Yang terkena puso dan banjir lebih sedikit jumlahnya," tandas Ario.
(fay/)











































