Pemerintah Akan Permudah Visa Untuk Swedia
Sabtu, 14 Jan 2006 19:55 WIB
Jakarta - Pemerintah RI dan Swedia melalui pembicaraan bilateral Sabtu (14/1/2006) menyepakati hubungan kerja sama yang lebih erat. Untuk meningkatkan kerjasama investasi dan turisme, pemerintah RI mempertimbangkan untuk mempermudah visa bagi warga negara termasuk kalangan pebisnisnya."Rencananya, pemerintah akan mempertimbangkan Swedia sebagai penerima visa on arrival," ujar Menlu Hassan Wirajuda dalam jumpa pers usai mendampingi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menerima utusan khusus Perdana Menteri (PM) Swedia Lars Danielss, di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu (14/1/2006).Hassan menjelaskan, perkembangan hubungan Indonesia-Swedia yang positif belakangan ini menjadi alasan untuk meningkatkan kerjasama kedua negara. "Swedia telah banyak membantu perdamaian RI-GAM dan saat bencana tsunami," imbuhnya.Hubungan kerjasama ini, lanjut Hassan, akan dilengkapi dengan diisinya kembali kekosongan pos duta besar di Swedia. "Pemerintah akan segera mengisi kekosongan duta besar Indonesia di Swedia dalam beberapa bulan ini," tandasnya.
(fay/)











































