Suami Selingkuh, Ibu dan Tiga Anaknya Nekad Bunuh Diri

Suami Selingkuh, Ibu dan Tiga Anaknya Nekad Bunuh Diri

- detikNews
Sabtu, 14 Jan 2006 15:26 WIB
Yogyakarta - Diduga akibat suami berselingkuh dengan wanita lain, seorang ibu dengan tiga orang anaknya nekad melakukan bunuh diri. Namun perbuatan ibu yang mencoba mengakhiri hidupnya dengan menenggak racun tikus itu berhasil digagalkan oleh tetangganya dan langsung dilarikan ke rumah sakit.Keempat korban sampai hari ini Sabtu (14/12/2006) masih di rawat di Rumah Sakit Islam (RSI) Hidayatullah Umbulharjo Yogyakarta itu adalah Ny Rubiyem (33),Vitasari Astuti (11), Dwiki Agung Wahyono (5) dan Sesa Melawati (2). Semuanya adalah warga Dusun Panutan Desa Semoyo Kecamatan Patuk Kabupaten Gunungkidul.Sampai saat ini, kondisi Rubiyem serta anak pertama Vitasari dan Dwiki Agung sudah membaik dan sudah sadar. Namun kondisi anak bungsunya, Sesa Melawatihingga kini belum sadarkan diri dan masih lemah sehingga masih harus diinfus. Salah seorang kerabat korban, Ngadiyah (40) saat menunggu di RSI kepada wartawan menuturkan Rubiyem ditemukan pertama dalam keadaan sekarat olehtetangganya Mbah Karso pada hari Jumat (13/1/2006) sekitar pukul 13.30 WIB. Dia bersama tiga anaknya mencoba bunuh diri dengan cara minum air putih yang sudah dicampur racun tikus sekitar 500 meter dari rumah tempat tinggalnya."Setelah makan siang bersama, Rubiyem kemudian membeli sebotol air minum kemudian dicampur racun tikus kemudian satu persatu anaknya disuruh minum airtersebut. Anak yang kecil (bungsu-red) oleh ibunya juga disuapi sedikit-sedikit," kata Ngadiyah. Menurut dia, setelah ditemukan tetangganya, kemudian dilarikan ke Puskesmas Patuk. Namun karena puskesmas tidak mampu memberikan pertolongan kemudian dibawa ke UGD RSI Hidayatullah. Sebab saat dibawa, kondisinya hampir sekarat dan terus muntah-muntah hingga tak sadarkan diri. Di rumah sakit keempat korban langsung ditangani tim dokter untuk mengeluarkan racun di dalam tubuh. Menurut Ngadiyah, pihak keluarga sebenarnya sudah mengetahui adanya ketidakharmonisan rumah tangga Mujiono-Rubiyem karena duga perselingkuhan. Meskisudah diupayakan penyelesaiaan secara baik-baik, tetapi hasilnya tidak seperti yang diharapkan. Beberapa hari sebelumnya Rubiyem sempat pisah rumah dengan suaminya. Rubiyem bersama anaknya kemudian kembali ke rumah orangtuanya di Sitimulyo PiyunganBantul sekitar 7 kilomter dari rumahnya. Bila bercerai, Rubiyem juga tidak tega dengan nasib ketiga anaknya yang dikhawatirkan terlantar. "Namun setelahitu kembali lagi ke rumah di Panutan-Semoyo, Rubiyem malah ngajak anak-anaknya bunuh diri," kata Ngadiyah.Secara terpisah Kapolres Gunungkidul, AKBP Heri Purwanto mengatakan polisi sampai saat ini masih menyelidiki kasus percobaan bunuh diri yang dilakukanoleh Ny Rubiyem. Pihaknya sudah meminta keterangan beberapa orang saksi terutama tetangga sekitar dan suaminya Mujiono (39). Menurut Heri tindakan nekat Ny Rubiyem untuk mengakhiri hidup dengan cara minum racun tikus diduga dipicu oleh masalah keluarga, yakni perselingkuhan yang dilakukan suaminya, Mujiono yang berprofesi sebagai sopir angkudes jurusan Yogya-Patuk. "Karena sering cekcok dan tak kuat menahan beban derita yangditanggungnya, korban nekad bunuh diri denga mengajak semua anak-anaknya," kata Heri. (jon/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini