Polda Metro Gelar Rekonstruksi Kasus Aborsi di Klinik Jakpus Siang Ini

Yogi Ernes - detikNews
Jumat, 25 Sep 2020 11:50 WIB
Polisi gerebek klinik aborsi di Jakpus (Foto: Sachril/detikcom)
Polisi gerebek klinik aborsi di Jakpus. (Sachril/detikcom)
Jakarta -

Polda Metro Jaya akan menggelar rekonstruksi kasus aborsi di klinik ilegal di Jalan Percetakan Negara III, Senen, Jakarta Pusat. Dalam rekonstruksi ini, penyidik akan menghadirkan para tersangka untuk melakukan reka ulang.

"Memang hari ini setelah Jumatan kita akan melakukan rekonstruksi adanya kasus aborsi ilegal yang kemarin sudah berhasil mengungkapkan dengan 10 tersangka," jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (25/9/2020).

Rekonstruksi rencananya digelar pukul 14.00 WIB di lokasi kejadian. Sepuluh orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini akan dibawa ke lokasi untuk melakukan rekonstruksi.

"Rencana kita akan membawa 10 tersangka untuk kita lakukan rekonstruksi langsung di tempat klinik ilegal itu. Untuk bisa memperjelas lagi dan membuat terang perkara ini karena 10 tersangka tersebut telah dilakukan berita acara pemeriksaan," jelasnya.

Rekonstruksi dilakukan untuk mencari kesesuaian keterangan para tersangka dengan fakta di lapangan. Dari rekonstruksi ini akan digambarkan perencanaan hingga eksekusi aborsi.

Sebelumnya diberitakan, polisi menangkap 10 orang tersangka terkait kasus aborsi ilegal. Klinik tersebut mempromosikan jasanya melalui sebuah situs klinikaborsiresmi.com.

Sepuluh tersangka adalah LA (52), DK (30), NA (30), MM (38), YA (51), RA (52), LL (50), ED (28), SM (62), dan RS (25). Yusri mengatakan kasus ini terungkap setelah polisi mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada klinik yang melayani aborsi ilegal.

Yusri mengatakan awalnya klinik ini beroperasi pada 2002-2004. Operasional klinik kemudian terhenti. Lalu pada 2017 sampai saat ini, klinik ini buka kembali dan melayani praktek aborsi ilegal dari Senin sampai Sabtu. Sejak beroperasi kembali di tahun 2017, klinik aborsi itu telah menggugurkan 32.760 janin.

(mei/mei)