Kejagung Periksa Atasan Langsung Pinangki soal Pelesiran ke Luar Negeri

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Kamis, 24 Sep 2020 20:48 WIB
Jaksa Pinangki Sirna Malasari kembali diperiksa di gedung Kejaksaan Agung (Kejagung). Pinangki datang mengenakan kerudung abu-abu dan rompi tahanan Kejagung.
Jaksa Pinangki (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Kejaksaan Agung (Kejagung) menelusuri jejak jaksa Pinangki Sirna Malasari dalam pusaran kasus Joko Sugiarto Tjandra alias Djoko Tjandra. Kejagung turut memeriksa atasan langsung Pinangki.

Hal itu disampaikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung Ali Mukartono dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR. Ali awalnya menjelaskan apakah ada keterkaitan jaksa lain dalam kasus Pinangki.

"Apakah ada jaksa lain yang membantu Pinangki? Semua sudah kita periksa, termasuk atasan yang bersangkutan," kata Ali.

Pinangki sebelumnya menduduki jabatan eselon IV di Biro Perencanaan Kejagung. Atasan langsung Pinangki juga telah diperiksa dan dimintai keterangan soal pelesiran Pinangki ke luar negeri.

"Pinangki itu jabatannya eselon IV, Kasubag di Biro Perencanaan. Kabag-nya kita periksa. Nanti kita bisa dengarkan keterangan yang bersangkutan di persidangan," ujar Ali.

"Sepanjang dia (Pinangki) izin ke luar negeri beberapa kali itu tahu, tapi urusan dengan Djoko Tjandra beliau tidak tahu selaku atasannya. Nanti bisa disampaikan, diikuti di pengadilan," lanjut dia.

Soal perjalanan Pinangki ke luar Negeri ini sebelumnya juga disorot Komisi Kejaksaan (Komjak) RI. Komjak juga turut Jaksa Agung Muda Pembinaan (Jambin) Bambang Sugeng Rukmono, yang merupakan atasan Pinangki, terkait aktivitas pelesiran ke luar negeri yang kerap dilakukan Pinangki.

Jaksa Pinangki sebelumnya menjabat Kepala Subbagian Pemantauan dan Evaluasi II pada Biro Perencanaan Jaksa Agung Muda Pembinaan. Kini Pinangki telah dijatuhkan hukuman disiplin tingkat berat berupa pembebasan atau nonjob dari jabatan struktural karena terbukti ke luar negeri tanpa izin tertulis dari pimpinan sebanyak 9 kali sepanjang 2019.

(azr/idn)