Round-Up

Kali Kedua Anggota Fraksi Golkar DPRD Palembang Terjerat Narkoba

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 23 Sep 2020 22:02 WIB
Anggota DPRD Palembang F-Golkar Doni saat diamankan BNN (dok. Istimewa)
Anggota DPRD Palembang F-Golkar Doni saat diamankan BNN. (dok. Istimewa)
Palembang -

Anggota DPRD Palembang dari Fraksi Golkar, Doni, ternyata penjahat kambuhan alias residivis. Delapan tahun lampau, saat masih berstatus mahasiswa, Doni juga pernah diciduk gegara narkoba.

Penangkapan pada Selasa (22/9) kemarin jadi kali kedua Doni terjerat kasus narkoba. Kali ini dia menodai amanah masyarakat yang memilihnya sebagai anggota DPRD.

"Ya begini semakin ke belakang meningkat, tidak berapa lama ya tapi dulunya pernah ditangkap karena narkotik," kata Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumsel Brigjen Jhon Turman Panjaitan, saat dihubungi, Selasa (22/9/2020).

"Saya dapat info dari salah satu rekan kerja dia tahun 2012 pernah ditangkap gara-gara narkoba pas saat kuliah," sebutnya.

Kepala BNN Provinsi Sumatera Selatan Brigjen Pol Jhon Turman Panjaitan (kanan) didampingi Anggota BNN mengawal tersangka yang merupakan Anggota DPRD Kota Palembang 2019-2024 dari Partai Golkar Doni (kiri) usai melakukan penggerebekan di Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (22/9/2020). BNN Mengamankan Anggota DPRD Kota Palembang 2019-2024 dari Partai Golkar Doni sebagai bandar narkoba dan 5 orang tersangka lainnya serta barang bukti narkoba jenis sabu seberat 5kg dan 30.000 butir ekstasi. ANTARA FOTO/R.M. Amri Ramdhani/Lmo/hp.Kali ini Doni ditangkap bersama 5 orang lainnya dari ruko laundry di Palembang (R.M. Amri Ramdhani/Antara Foto)

Sebagai pemain lama di dunia narkoba, Doni dikenal licin. Aparat menduga Doni punya jejaring peredaran narkoba yang luas.

BNN mengungkapkan Doni mendapatkan narkoba dari jaringan Sumatera Utara-Aceh. Untuk mengirim narkoba dari Aceh hingga Palembang, dia punya beberapa anak buah.

"Pemasok dari UIai di Sumatera Utara/Aceh," kata Jhon.

Selanjutnya
Halaman
1 2