Gatot Kaitkan Pergantian Panglima-Nobar G30S/PKI, KSP: Halusinatif!

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Rabu, 23 Sep 2020 17:22 WIB
Donny Gahral.
Donny Gahral Adian (Foto: Dok. Pribadi)
Jakarta -

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Donny Gahral Adian, menepis pernyataan Gatot Nurmantyo yang mengaitkan pergantian dirinya sebagai Panglima TNI dengan perintah menonton film G30S/PKI. Donny menilai pernyataan Gatot itu terlalu dibuat-buat.

"Kita menghormati Pak Gatot sebagai tokoh nasional, kita ingin Pak Gatot dalam situasi saat ini justru memberikan ketenangan, bukan kegaduhan yang tidak perlu, semua tuduhan itu tidak berdasar, halusinatif, dan terlalu kebablasan, jadi tidak ada sama sekali dasar yang kuat untuk bisa membenarkan apa yang dituduhkan Pak Gatot," kata Donny saat dihubungi, Rabu (23/9/2020).

Donny meminta Gatot menyampaikan pernyataan yang teduh, bukan malah membuat gaduh situasi politik nasional. Apalagi, sambung Donny, saat ini Indonesia sedang berjuang melawan pandemi COVID-19.

"Tidak ada hubungan sama sekali, itu hubungan dibuat-buat halusinatif dan menciptakan kegaduhan politik yang tidak perlu, kita sekarang membutuhkan kebersamaan, membutuhkan solidaritas untuk sama-sama menyelesaikan krisis kesehatan dan perekonomian yang kita hadapi," imbuh Donny.

Saat ditanya mengenai pernyataan Gatot soal peristiwa 1965 yang akan berulang jika RUU HIP disahkan jadi UU, Donny kembali mengatakan tuduhan itu tak berdasar. Donny menyebut pernyataan Gatot itu kebablasan.

"Semuanya sama sekali tidak ada satu pun yang membenarkan tuduhan beliau, tidak ada hubungannya sama sekali, jadi saya katakan tadi tidak ada hubungan apa pun yang bisa membenarkan, terlalu dibuat-buat dan halusinatif dan agak kebablasan," tutur dia.

Selanjutnya
Halaman
1 2