Polisi Korban Penyerangan Polsek Ciracas Akan Dioperasi Pengambilan Gotri

Luqman Nurhadi Arunanta - detikNews
Rabu, 23 Sep 2020 16:10 WIB
Suasana pasca penyerangan di Polsek Ciracas, Jakarta, Sabtu, (29/8/2020). Polsek Ciracas dikabarkan diserang oleh sejumlah orang tak dikenal pada Sabtu (29/8) dini hari. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/hp.
Sisa kerusakan di Polsek Ciracas pascapenyerangan sejumlah anggota TNI (ANTARA FOTO/ASPRILLA DWI ADHA)
Jakarta -

Dua polisi korban perusakan Polsek Ciracas masih dirawat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto. Bripka Tukim, yang menjadi salah satu korban, rencananya menjalani operasi pengambilan gotri.

"Pagi ini pasien akan diperiksa CT scan untuk persiapan pengambilan gotrinya," kata Kepala RSPAD Letjen TNI Bambang Dwi Hasto dalam konferensi pers di Mapuspom TNI AD, Jakarta Pusat, Rabu (23/9/2020).

Bambang menjelaskan benda asing berupa gotri berada di pipi kanan dan di bawah mata bagian kanan Bripka Tukim. Operasi rencananya akan dilaksanakan Jumat (25/9).

"Direncanakan operasi pengambilan benda asing ini dilaksanakan 25 September," ujar Bambang.

Sementara itu, Bripka Tukim pagi ini dalam kondisi sadar penuh. Dia sudah bisa duduk setelah harus tengkurap selama 3 pekan seusai operasi mata pertamanya.

"Kondisi pagi ini pasien saat ini sadar penuh," ujar Bambang.

Kondisi pasien lain bernama Bripda Dimas juga dalam keadaan sadar penuh. Dia juga sudah dipindahkan ke ruangan biasa.

"Tanggal 21 September, Senin kemarin pasien sudah dipindahkan ke ruangan biasa, kondisi pagi ini pasien sadar penuh," jelas Dimas.

Pasien atas nama Husni Maulana sudah diperbolehkan pulang. Dia saat ini masih menjalani rawat jalan di RSPAD.

"Yang satu sudah rawat jalan Bapak Maulana kemarin dengan istrinya sudah kontrol ke RSPAD ke bagian bedah plastik dan ke poli psikiatri, alhamdulillah dua-duanya sehat," terang Bambang.

(jbr/jbr)