Pinangki Ajukan Keberatan atas Dakwaan Terima Suap dari Djoko Tjandra

Zunita Putri - detikNews
Rabu, 23 Sep 2020 12:51 WIB
Pinangki Sirna Malasari menjalani sidang perdana di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (23/9/2020). Dia didakwa menerima suap USD 500 ribu dari USD 1 juta yang dijanjikan oleh Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra.
Pinangki Sirna Malasari (Muhammad Adimaja/Antara Foto)
Jakarta -

Pinangki Sirna Malasari mengajukan eksepsi atau nota keberatan atas surat dakwaan yang ditujukan padanya. Wanita yang masih aktif sebagai jaksa itu didakwa menerima suap dari Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra sekaligus melakukan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

"Mohon izin yang mulia. Kami menggunakan hak untuk ajukan keberatan," ucap Aldres Napitupulu sebagai salah satu kuasa hukum dari Pinangki dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Raya, Jakarta Pusat, Rabu (23/9/2020).

Permintaan tim kuasa hukum Pinangki itu pun diamini majelis hakim. Ketua majelis hakim Ig Eko Purwanto menunda persidangan hingga 30 September 2020.

"Maka sidang perkara ini akan ditunda untuk berikan kesempatan untuk eksepsi, untuk itu sidang ditunda sampai dengan Rabu, 30 September 2020, dan sementara terdakwa berada di tahanan," ujar hakim Eko.

Dalam persidangan itu, sebelumnya Pinangki didakwa menerima suap USD 500 ribu dari USD 1 juta yang dijanjikan oleh Djoko Tjandra. Pinangki juga melakukan TPPU dengan membeli kebutuhan pribadinya seperti membeli mobil BMW, perawatan kecantikan, dan perawatan home care.

Pinangki didakwa melanggar Pasal 5 ayat 2 jo Pasal 5 ayat 1 huruf a UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) subsider Pasal 11 UU Tipikor.

Pinangki juga didakwa pasal pencucian uang, yaitu Pasal 3 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang TPPU. Pinangki juga didakwa terkait permufakatan jahat Pasal 15 jo Pasal 5 ayat 1 huruf a UU Tipikor subsider Pasal 15 jo Pasal 13 UU Tipikor.

(zap/dhn)