KPK Lelang Mobil Mewah, Perhiasan hingga Handphone

Ibnu Hariyanto - detikNews
Rabu, 23 Sep 2020 12:21 WIB
Presiden Jokowi meresmikan Gedung Baru KPK. Peresmian Gedung Baru KPK ini disebut sebagai semangat baru pemberantasan korupsi. Hadir pula Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono pada acara ini. Selain itu ada Mnteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly dan Menteri PPN/Kepala Bappenas Sofyan Djalil, Kapolri, Ketua MA, serta Jaksa Agung. Agung Pambudhy/detikcom.
Gedung KPK (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

KPK kembali melelang barang rampasan negara dari perkara korupsi yang ditanganinya. Barang yang dilelang kali ini terdiri atas 7 unit mobil, sejumlah perhiasan, hingga alat-alat elektronik dari delapan perkara korupsi yang ditangani KPK.

"Dengan ini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan melaksanakan lelang barang rampasan negara tanpa kehadiran peserta lelang dengan jenis penawaran lelang melalui internet (closed bidding) dengan perantaraan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jakarta III," kata Plt Jubir KPK Ali Fikri kepada wartawan, Rabu (23/9/2020).

Ali mengatakan lelang akan dilaksanakan pada Kamis (24/9/2020) di KPKNL Jakarta III, Jalan Prajurit KKO Usman dan Harun No 10 Jakarta Pusat. Batas akhir penawaran sampai dengan pukul 14.00 WIB di hari yang sama.

Ali mengatakan barang-barang yang dilelang itu berasal dari 8 perkara korupsi yang ditangani oleh KPK. Kedelapan perkara itu ialah:

Pertama, perkara atas nama Sihol P Manulang. Sihol merupakan Dirut PT Surfindo Indah Prestasi (SIP). Ia divonis pidana 4 tahun penjara dan denda Rp 200 juta. Sihol dinyatakan terbukti secara melawan hukum merugikan negara dalam proyek pengadaan kotak suara Pemilu 2004.

Kedua, perkara atas nama Muzni Tambusai. Mantan pejabat Depnakertrans, Muzni Tambusai, divonis 3 tahun penjara, denda Rp 150 juta subsider 6 bulan kurungan, dan uang pengganti sebesar Rp 1,2 miliar subsider 3 tahun penjara. Ia terbukti melakukan korupsi melakukan korupsi bersama-sama dengan mantan Menaker Jocob Nuwa Wea.

Ketiga, perkara atas nama Hari Sabarno. Mantan Mendagri ini divonis pidana penjara 5 tahun penjara, denda Rp 200 juta, dan subsider 6 bulan. Ia terbukti melakukan korupsi secara bersama-sama terkait pengadaan mobil damkar.

Keempat, perkara atas nama Akil Muchtar. Mantan hakim MK ini divonis seumur hidup dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi penerimaan hadiah terkait pengurusan 10 sengketa pemilihan kepala daerah (pilkada) di MK dan tindak pidana pencucian uang.

Kelima, perkara atas nama Syahrul Rajasampurnajaya. Ia divonis pidana penjara selama 10 tahun dan pidana denda sebesar Rp 1 miliar subsidair kurungan selama 8 bulan oleh PT DKI Jakarta. Ia terbukti melakukan lima perbuatan, dari pemerasan, penerimaan hadiah, suap, sampai pencucian uang.

Keenam, perkara atas nama Gatot Pujo Nugroho, Mantan Gubernur Sumut ini divonis divonis 4 tahun penjara. Gatot Pujo terbukti menyuap pimpinan dan anggota DPRD Sumut periode 2009-2014 dan 2014-2019 senilai Rp 61,8 miliar.

Ketujuh perkara atas nama Hendri dan ke delapan perkara atas nama Hendry Saputra.

Berikut ini barang-barang yang dilelang KPK pada Kamis (24/9) mendatang:

Selanjutnya
Halaman
1 2