Alvin Lie Dapat Bantuan Kuota, Kemendikbud: Beliau Mahasiswa S3 Undip

Eva Safitri - detikNews
Selasa, 22 Sep 2020 17:07 WIB
Anggota Ombudsman Alvin Lie saat menerima pengaduan penyandang disabilitas di gedung Ombudsman RI di Jakarta, Selasa (12/4/2016).
Alvin Lie (Foto: Ari Saputra)
Jakarta -

Kemendikbud angkat bicara terkait Anggota Ombudsman Alvin Lie yang heran mendapat bantuan kuota internet. Kemendikbud mengatakan hal itu karena Alvin merupakan mahasiswa S3 Universitas Diponegoro (Undip).

"Beliau tercatat sebagai mahasiswa S3 di Undip. Dan kami mendapatkan data nomor HP tersebut dari data yang diusulkan oleh kampus," kata Kapusdatin Kemendikbud, Hasan Chabibie, ketika dikonfirmasi, Selasa (22/9/2020).

Sebelumnya saat dihubungi, Alvin mengakui dia memang tengah menempuh pendidikan S3. Namun, Alvin heran kenapa pembagian kuota disamaratakan.

Dia menyarankan sebaiknya pemerintah menyeleksi sehingga bantuan kuota dapat diberikan ke pihak yang memerlukan. Menurut Alvin Lie, seharusnya Kemendikbud mengecek apakah mahasiswa memang membutuhkan sebelum kuota dikirimkan.

Menanggapi hal itu, Hasan enggan berkomentar banyak. Hasan mengatakan Kemendikbud hanya menerima data yang disampaikan pihak kampus.

"Kami tidak bisa melakukan judgement demikian, dan usulan tergantung dari pihak kampus. Selama dari kampusnya mengusulkan dan bertandatangan akan kebenarannya data kami terima," ujarnya.

Sebelumnya, Alvin Lie, mengaku dapat SMS yang memberitahukan bahwa dia mendapat bantuan kuota internet dari Kemendikbud. Alvin merasa heran, sebab dia bukan sebagai pengajar dan tidak berhak mendapatkan.

"Memang benar saya mendapat SMS pemberitahuan dari Telkomsel bahwa nomer saya sudah mendapat kuota internet, bantuan dari Kemendikbud, SMS tersebut masuk pada dini hari pukul 01.19 WIB, yang mana itu saya kira sangat tidak etis memasukkan SMS pada jam 1 pagi. Saat ini saya bukan dosen, anak-anak saya juga sudah selesai sekolah semua mereka sudah berkeluarga, " kata Alvin, ketika dimintai konfirmasi, Selasa (22/9/2020).

Alvin pun menyoroti sistem pendataan yang dilakukan pemerintah. Alvin menilai agar hal ini dapat menjadi perhatian agar bantuan program tersebut dapat berjalan tepat sasaran.

"Yang saya soroti adalah sistem pendataan, verifikasi, dan pemberitahuan. Saya belum melapor ke Kemendikbud, saya baru mengunggah di media sosial, dan saya teruskan kepada teman-teman Kemendikbud dan Telkomsel supaya ada perhatian dan anggaran belanja negara untuk subsidi ini benar-benar diarahkan hanya untuk mereka yang membutuhkan dan berhak," tutur Alvin.

Lihat juga video 'Akses Gratis Aplikasi-Website Bantuan Kuota Belajar dari Pemerintah':

[Gambas:Video 20detik]



(eva/imk)