Antisipasi Banjir, Sudin SDA Jaktim Sedot Saluran Air di Kampung Pulo

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Selasa, 22 Sep 2020 11:28 WIB
Petugas PPSU Membersihkan Saluran Air di Kampung Pulo
Petugas PPSU membersihkan saluran air di Kampung Pulo. (Tiara Aliya Azzahra/detikcom)
Jakarta -

Sejumlah wilayah di Jakarta terendam banjir akibat hujan deras semalam. Namun ada pemandangan yang berbeda di salah satu kawasan langganan banjir, yakni Kampung Pulo, Jatinegara, Jakarta Timur.

Pantauan detikcom pada Selasa (22/9/2020), aktivitas warga sekitar Kampung Pulo berjalan normal, tidak tampak genangan air di sekitar pemukiman warga. Padahal di sini adalah daerah rawan banjir karena berdekatan dengan Sungai Ciliwung.

Untuk mengantisipasi datangnya banjir, terlihat ada sejumlah petugas PPSU tengah membersihkan saluran air di Kampung Pulo, terlihat ada tumpukan sampah plastik dan kayu. Selain itu, ada petugas dari Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Timur yang tengah melakukan penyedotan saluran air. Penyedotan itu perlu dilakukan secara berkala karena permukaan Kali Ciliwung yang melintasi Kampung Pulo posisinya lebih tinggi dari saluran air.

"Jadi katakan bukan banjir ya, di sana itu kita untuk mengontrol air di dalam kulakan atau mengontrol air di got. Kalau air itu sudah penuh, kenapa bisa dikatakan penuh? Karena permukaan Kali (Ciliwung) ini lebih tinggi dari got. Dari permukiman warga. Jadi otomatis si kali ini tinggi dia ada rembesan dalam tanah ini, ada rembes dia penuh lama-lama," kata Komandan Pompa Kampung Pulo Khaerul Sudin SDA Jakarta Timur Anwar saat ditemui detikcom di Kampung Pulo, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (22/9).

Anwar mengatakan ada 7 pompa yang digunakan untuk menyedot saluran air. Pompa-pompa itu digunakan sejak Senin (21/9).

"Itu ada 7 pompa. Kita pompa seperti ini nih kita nyalain pompa minimal banget 30 menit kita keringkan got satu wilayah ini. Sudah kering kita tunggu paling 3-4 jam penuh lagi sedot lagi. Seperti itu," ucapnya.

Tak hanya Kampung Pulo, wilayah lain yang menjadi langganan banjir ialah sekitar Jl kampung Sayur, Bidara Cina, Jatinegara, juga kondisinya kering. Di sini, tampak pula sebuah pompa air disiagakan di wilayah ini.

Seperti diketahui, Pemprov DKI memperbarui informasi mengenai banjir Jakarta pada hari ini. Saat ini ada 56 RT dan 10 titik jalan di Ibu Kota yang masih terendam.

Informasi mengenai banjir Jakarta ini disampaikan oleh Kapusdatin BPBD DKI Jakarta M Insaf dalam keterangan tertulis, Selasa (22/9/2020). Data dihimpun per pukul 09.00 WIB.

"RT Tergenang: 56 RT (0,18 %)," kata Insaf.

Berikut ini update lengkap informasi banjir Jakarta per pukul 09.00 WIB:

1) Pos Pengungsian: 2 Lokasi
Musala Riyadhul Saadah, Kel. Kembangan Utara
Rusunawa Pengadegan, Kel. Pengadegan

2) Pengungsi: 38 Jiwa

3) RT Tergenang: 56 RT (0,18 %)
- Jakarta Barat terdapat 9 RT dengan ketinggian 10 s/d 50 cm
- Jakarta Selatan terdapat 7 RT dengan ketinggian 10 s/d 40 cm
- Jakarta Timur terdapat 38 RT dengan ketinggian 10 s/d 100 cm
- Jakarta Utara terdapat 2 RT dengan ketinggian 20 s/d 25 cm
- Jakarta Pusat sudah surut pukul 08.00 WIB

4) Jalan Tergenang: 10 ruas jalan
Jakarta Barat
Kec. Cengkareng
- Jl. Dharma Wanita IV RT.011/02, Kel. Rawa Buaya, Kec. Cengkareng (10 cm)
- Jl. H. Djairi RT.013/02, Kel. Rawa Buaya, Kec. Cengkareng (10 cm)
- Jl. Cempaka Raya RT.007/011, Kel. Rawa Buaya, Kec. Cengkareng (10 cm)
- Jl. Nusa Indah RT.005/012, Kel. Rawa Buaya, Kec. Cengkareng (10 cm)
- Jl. Taruna Indah, Kel. Rawa Buaya, Kec. Cengkareng (15 cm)
- Jl. Klingkit RT.006/012, Kel. Rawa Buaya, Kec. Cengkareng (10 cm)
- Jl. Carina Sayang RT.009/10, Kel. Rawa Buaya, Kec. Cengkareng (10 cm)
- Jl. Suka menanti RT.008/011, Kel. Rawa Buaya, Kec. Cengkareng (10 cm)
- Jl. Dharma Wanita I RT.002/01, Kel. Rawa Buaya, Kec. Cengkareng (30 cm)

Kec. Kebon Jeruk
- Jl. Jl. Perumahan Green Garden Blok N10A No 52, RT 3 RW 10, Kedoya Utara, Kec. Kb. Jeruk (20 cm)

(man/man)