Tekan Angka Kematian, Luhut Minta Kemkes Dampingi RS di 9 Provinsi Prioritas

Tim detikcom - detikNews
Senin, 21 Sep 2020 22:49 WIB
Menko Luhut Binsar Pandjaitan (Lisye-detikcom)
Foto: Menko Luhut Binsar Pandjaitan (Lisye-detikcom)
Jakarta -

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah menyusun protokol standar terapi penanganan pasien COVID-19. Wakil Ketua Komite Kebijakan Pengendalian COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Luhut Binsar Pandjaitan, meminta protokol itu segera disosialisasikan ke setiap rumah sakit rujukan.

"Saya minta mulai minggu depan Kemenkes segera menyosialisasikan protokol terapi ini ke semua RS rujukan di 8 provinsi plus Aceh," Luhut dalam rakor bersama para gubernur seperti dalam keterangan tertulis, Senin (21/9/2020).

Setelah itu, Kemenkes juga diminta melakukan pendampingan termasuk pelatihan bagi dokter dan tenaga kesehatan. Selain itu, Luhut juga meminta Kemenkes untuk memastikan ketersediaan obat dan alat terapi.

"Tim Gugus Tugas yang dibentuk oleh Kemenkes harus segera turun, saya minta Kamis (24-9-2020), Kemenkes melaporkan hal ini kepada saya," kata Luhut.

Luhut juga meminta rumah sakit BUMN di daerah membantu rumah sakit rujukan untuk menerapkan standar penanganan pasien COVID-19.

"Saya minta bidang kesehatan dan Kesdam masing-masing Polda dan Kodam untuk membantu monitoring implementasi protokol terapi penanganan pasien COVID-19," ujar dia.

Sementara itu, Staf Khusus Menkes Bidang Pembangunan dan Pembiayaan Kesehatan Alexander Ginting mengatakan protokol standar terapi penanganan pasien COVID-19 terdiri tata laksana manajemen klinis ringan, sedang, dan berat.

"Protokol yang disusun bersama 5 organisasi profesi dokter spesialis yakni PDPI, PAPDI, IDAI, PERDATIN, PERKI, dan berdasarkan pedoman WHO ini sudah termasuk standar penanganan serta obat yang harus diberikan kepada pasien berdasarkan derajat kasusnya," kata Ginting.

Hadir dalam rakor tersebut antara lain Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah dan Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah. Selain itu, hadir pula perwakilan dari Kodam, Polda serta RS rujukan maupun RS perawatan COVID- 19 dari 8 provinsi utama dan Provinsi Aceh.

(knv/jbr)