Polisi: Rentetan Penembakan di Intan Jaya Ulah KKB Dipimpin Jelek Waker

Saiman - detikNews
Senin, 21 Sep 2020 22:30 WIB
A shot is fired by Canadas Zina Kocher as she competes in the Womens Biathlon 4x6 km Relay at the Laura Cross-Country Ski and Biathlon Center during the Sochi Winter Olympics on February 21, 2014, in Rosa Khutor, near Sochi.  AFP PHOTO / KIRILL KUDRYAVTSEV        (Photo credit should read KIRILL KUDRYAVTSEV/AFP/Getty Images)
Ilustrasi penembakan (Foto: AFP)
Jayapura -

Aparat TNI dan Polri tengah memburu pelaku tindak kekerasan dengan senjata api yang dilakukan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Intan Jaya, Papua. Rentetan kasus kekerasan yang dilakukan KKB di Intan Jaya dipimpin Jelek Waker.

"Dari rentetan-rentetan tindak kekejian KKB beberapa hari terakhir di Intan Jaya merupakan aksi KKB yang dipimpin oleh Jelek Waker, menembaki aparat, warga sipil, pesawat, itu ulah KKB," kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal, Senin (21/9/2020).

Kamal menambahkan, KKB kelompok Jelek Waker juga turut melakukan aksi teror penembakan-penembakan di Tembagapura, Timika, Papua. Dia mengatakan KKB kelompok Jelek Waker kembali ke Intan Jaya karena terus diburu aparat di Tembagapura.

Mereka lalu melakukan aksi kekerasan di Intan Jaya. Beberapa korban jiwa jatuh akibat kekerasan KKB.

Dua prajurit TNI gugur akibat bentrokan senjata dengan kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) di Distrik Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya, Papua. Pada peristiwa yang terjadi Sabtu (19/9) itu, kedua prajurit TNI tersebut tewas usai tertembak.

Di distrik yang sama, pendeta Yeremia Zanambani meninggal dunia usai ditembak oleh anggota KKSB. Namun, pihak KKSB lalu menyebarkan informasi di media sosial bahwa pelaku penembakan adalah TNI.

Beberapa hari sebelumnya, pada Kamis (17/9) KKSB juga berulah dengan membacok pengemudi ojek bernama Badawi menggunakan parang hingga meninggal di lokasi. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.50 WIT.

Peristiwa kedua terjadi pada pukul 14.20 WIT, KKSB menghadang anggota BKO Koramil Persiapan yang sedang membawa logistik bernama Serka Sahlan. Serka Sahlan pun gugur karena luka tembak.

(jbr/jbr)