10 Saksi Diperiksa Terkait Penyerangan Warga oleh Sekelompok Bermotor

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Senin, 21 Sep 2020 20:29 WIB
Ilustrasi penganiayaan (dok detikcom)
Ilustrasi pengeroyokan (dok detikcom)
Jakarta -

Polisi tengah memburu sekelompok bermotor yang menyerang warga hingga tewas di Bintaro Permai, Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Polisi saat ini sudah memeriksa 10 saksi terkait kejadian itu.

"Jadi sesuai dengan kejadian penganiayaan mengakibatkan matinya seseorang yaitu di daerah Bintaro Permai itu di Kafe 79, itu anggota dari Polsek Pesanggrahan dan Tim Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, sekarang masih mencari keberadaan pelaku, saksi sudah hampir 10 saksi kita minta keterangan," kata Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Budi Sartono kepada wartawan di Jalan Kemang Raya, Jakarta Selatan, Senin (21/9/2020).

Sementara Budi belum bisa memastikan apakah para pelaku tersebut tergabung dalam kelompok geng motor. Namun, ia menyebut para pelaku memang datang serentak di waktu yang sama dengan menggunakan motor.

"Nanti kita lihat saja, yang pasti mereka datang sekaligus, serentak, pada waktu yang bersamaan melakukan penganiayaan dan langsung pergi," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, kelompok bermotor menyerang warga yang tengah duduk di Jalan Bintaro Permai, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Sabtu (19/9) malam. Kejadian itu mengakibatkan satu orang tewas dan satu korban lainnya terluka.

Kanit Reskrim Polsek Pesanggrahan Iptu Fajrul Choir menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada Sabtu (19/9) pukul 23.30 WIB. Saat itu ada 10 warga yang tengah duduk di jalan.

"Tiba-tiba datang beberapa motor langsung melakukan penyerangan dengan menggunakan celurit dan berteriak 'wanien'," kata Fajrul, dalam keterangan, Minggu (20/9).

Fajrul menyebut ada sekitar 5-10 motor yang menyerang warga. Korban penyerangan adalah Toto Handoyo dan Riki Wahyudi.

Saat itu, Toto mencoba melerai penyerangan itu. Namun kelompok bermotor tersebut tiba-tiba langsung membacok keduanya, dan menyebabkan korban Toto tewas. Sementara Riki tengah berada di rumah sakit untuk menjalani perawatan.

(mei/mei)