Kasus Perampokan Sopir Taksi Online di Sumsel, 2 Orang-Mobil Korban Diamankan

Raja Adil Siregar - detikNews
Senin, 21 Sep 2020 15:55 WIB
Mobil korban yang diamankan polisi di Mapolda Sumsel.
Mobil korban yang diamankan polisi di Mapolda Sumsel. (Foto: Raja Adil/detikcom)
Palembang -

Seorang sopir taksi online di Sumatera Selatan, Rian (31), diduga ditusuk penumpangnya dan membawa kabur mobil korban. Kini mobil korban sudah ditemukan dan polisi juga telah mengamankan dua orang sebagai saksi.

"Kami amankan 2 orang. Statusnya masih saksi dan apakah nanti mereka ini terlibat atau tidak tergantung penyidiknya seperti apa keterlibatan keduanya," terang Direktur Reskrimum Polda Sumsel, Kombes Hisar Siallagan, Senin (21/9/2020).

Kedua saksi yang diamankan yakni DDI (19) dan WAN (23). Keduanya diamankan usai bertemu dua pelaku dan diajak jalan-jalan.

"Pelaku masih dalam penyelidikan, baru saksi ini yang diamankan. Tim gabungan sudah ada di lapangan dan kami minta pelaku untuk menyerahkan diri sajalah," kata Hisar.

Selain mengamankan 2 orang saksi, ada pula satu unit mobil Toyota Agya milik korban yang diamankan. Namun mobil berwarna putih itu sudah berubah warna sebagian menjadi hitam.

"Mobil sudah diamankan. Benar warnanya sudah dicat hitam sebagian sama pelaku," katanya.

Diketahui, mobil Rian dibawa kabur dua orang penumpangnya yang dijemputnya di kawasan Soak Simpur, Sukarami pada Jumat (18/) dini hari. Setelah menerima orderan, korban datang menjemput penumpang untuk menuju titik antar. Setiba di jalan lintas Sumatera Km 11, kedua penumpang laki-laki itu minta berputar balik.

"Di Km 11 Simpang Kades ini penumpang minta putar balik. Katanya ada barang dia tinggal. Suami saya ini sebenarnya curiga," kata istri korban, Yolanda.

"Suami saya lompat karena sudah ditusuk sama besi. Katanya besi itu sudah dibuat tajam, tapi ada juga yang bawa pisau dari penumpang lainnya," ucap Yolanda.

Yolanda mengatakan suaminya diselamatkan warga sekitar dan langsung dibawa ke RS Myria Palembang. Kondisi korban sempat kritis akibat banyak kehilangan darah.

(ras/idn)