Musabab Ali Jaber Dipanggil Syekh, Bukan Habib

Deden Gunawan - detikNews
Senin, 21 Sep 2020 12:07 WIB
Ali Saleh Mohammed Ali Jaber
Syekh Ali Jaber (Foto: Lintang Jati Rahina / 20detik)
Jakarta -

Sebagian orang awam biasa menyapa orang-orang keturunan Arab dengan Habib. Tapi terhadap hafiz quran dan penceramah Ali Saleh Mohammed Ali Jaber yang nota bene lahir dan besar di Medinah, Arab Saudi justru menyapanya 'Syekh' bukan 'Habib'. Kenapa?

Ali Jaber mengaku sapaan 'Syekh' kepada dirinya sudah disematkan sejak masih di bangku Sekolah Dasar. Selain karena dirinya sudah dikenal menjadi salah seorang hafiz atau penghapal quran, almarhum pamannya adalah Imam Besar Masjidil Haram.

"Di lingkungan keluarga besar, para guru, kepala sekolah memanggil saya Syekh Ali. Itu bukan sesuatu yang diharapkan apalagi diminta, tapi diberikan begitu saja sebagai penghormatan," tuturnya dalam Blak-blakan yang tayang di detik.com, Senin (21/9/2020).

Sapaan 'habib' yang selama ini dialamatkan masyarakat di Indonesia lebih ditujukan kepada mereka yang punya garis keturunan langsung dengan Nabi Muhammad SAW. Tapi di dunia Arab sapaan kepada mereka yang punya garis keturunan Nabi itu adalah Sayyid dan Sayiddah (dari cucu Nabi, Husein bin Ali) dan Syarif - Syarifah (dari garis keturunan Hasan bin Ali).

"Jadi, Syeikh itu adalah sapaan gelar. Jadi seorang habib bisa jadi juga syekh tapi belum tentu habib," ujar Ali Jaber.

Ia pribadi mengaku terkadang suka malu, apakah layak dipanggil dengan gelar Syekh. Apakah akhlaknya pantas dan berhak mendapat gelar ini tersebut.
Sewaktu pihak penerbit akan merilis buku karyanya, juga seorang teman membuatkan Instagram, Ali Jaber mengaku meminta mereka untuk tak mencantumkan gelar Syekh. "Tapi mereka berkeras mau menuliskan gelar itu, ya sudah lah saya jalani saja takdir Allah ini," ujarnya.

Ali Jaber kembali menegaskan pencantuman gelar itu sebetulnya menjadi beban tersendiri bagi dirinya. Hal itu juga sekaligus menjadi kontrol agar segala ucapan, sikap, dan perilakunya selalu bertanggung jawab seperti para Syekh dan ulama yang menjadi pendahulu, mereka yang telah membawa Islam rahamatan lil alamin.

(jat/jat)