Tragedi Jamarat Mina
Jenazah Satimin Dimakamkan di Samping RS Muaisim
Jumat, 13 Jan 2006 15:11 WIB
Mina - Jenazah Satimin, jamaah haji RI yang menjadi korban tragedi jamarat, Mina akan dimakamkan Jumat (13/1/2006) siang ini di pekamaman di samping RS At-tawari Muasim, Mina. Istrinya, Samiyem, telah diberi kesempatan untuk melihat jenazah suaminya itu. Saat melihat jenazah suaminya, Jumat pagi, Samiyem tampak tabah, meski kesedihan terlihat di raut mukanya. Perempuan berusia 60 tahun itu sudah memastikan bahwa jenazah itu adalah suaminya. Dia mengikhlaskan kepergian suaminya itu. Pemakaman di kompleks RS At-tawari Muaisim ini cukup luas. Pemakaman ini memang dibangun untuk mengantisipasi membludaknya jenazah seperti korban tragedi jamarat, Mina ini. Pemakaman terdiri bangunan beton dan dibuat sedemikian rupa sehingga dalam waktu enam bulan, mayat yang ada di makam itu bisa dipindahkan dan diisi dengan mayat yang baru. Barang-barang Satimin Utuh Wakasatgas Bidang pelayanan Kesehatan PPIH Indonesia di Mina, Arab Saudi, dr Anasrul S Rahman menyatakan, saat jenazah Satimin ditemukan, semua barang yang melekat di badannya masih utuh. Saat kejadian, Satimin mengenakan pakaian jas merah dan mengenakan syal kuning. Barang-barang lain yang dibawa Satimin juga ditemukan dalam keadaan utuh dan disimpan oleh tim medis Arab Saudi dalam suatu tempat. Barang-barang itu berupa 1 buah jam tangan merek Orient, 1 buah tasbih, satu botol minyak angin cap Polar Bear, dan gelang tanda Maktab. Data yang dikeluarkan Tim Sansur, hingga Jumat pagi, diketahui ada 358 orang tewas akibat tragedi Jamarat, Mina itu. Jumlah ini terdiri dari 205 pri dan 153 wanita.
(asy/)











































