Round-Up

Aksi Mengerikan Daeng Ngalle Bawa Parang di Jalanan Makassar

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 20 Sep 2020 21:46 WIB
Pria di Makassar yang viral karena bawa motor bawa parang tanpa helm dan masker
Foto: Pria di Makassar yang viral karena bawa motor bawa parang tanpa helm dan masker. (Dok Istimewa).
Makassar -

Seorang pengendara sepeda motor, Daeng Ngalle menjadi viral di media sosial karena aksinya berkendara di jalanan Kota Makassar sembari membawa parang. Sejumlah pengendara motor yang melihat aksi mengerikan itu langsung menghindar.

Dalam sebuah rekaman video viral, tampak Daeng Ngalle berkendara seorang diri membawa parang sembari melirik ke kiri dan ke kanan di Jalan A.P Pettarani Makassar pada Jumat (18/9) lalu. Dia juga tampak tidak memakai helm dan masker.

Sejumlah pengendara yang khawatir langsung menjauh dari Daeng Ngalle. Dalam video, terdengar pengguna jalan yang mengkritik aksi Daeng Ngalle.

"Ini toh, Gaes, ndag pake helm tong mi, ndag pake masker, pegang badik lagi, deh bahayanya (Ini ya, Gaes, sudah tidak pakai helm, tidak pakai masker, pegang parang lagi, wah, bahayanya)," kritik seseorang dalam video.

Polisi yang mengetahui aksi tersebut langsung turun tangan dan mengamankan Daeng Ngalle dari rumahnya di wilayah Kecamatan Panakkukang, pada Jumat (18/9) lalu. Kepada polisi, dia mengakui aksinya.

"Dia mengakui dialah pengendara yang bawa parang sama tidak pakai helm yang viral itu," kata Kasi Humas Polsek Panakkukang Bripka Ahmad Halim kepada wartawan, Sabtu (19/9).

Kepada polisi, Daeng Ngalle menyebut aksinya itu dilakukan karena dirinya merupakan penjual parang di wilayah Topaz, Kecamatan Panakkukang, Makassar. Polisi pun tidak menahan Daeng Ngalle.

"Sudah kita pulangin lagi, dia kan jualan parang memang," kata Kanit Jatanras Polrestabes Makassar Iptu Eka Bayu saat dimintai konfirmasi, Sabtu (19/9).

"Pokoknya dia keliling-keliling di Panakkukang memang, di Topaz, di Urip, keliling memang," jelas Bayu.

Saat ditanya mengapa gaya berkendara Daeng Ngalle membawa parang sambil memegang setang motor, Bayu mengatakan Daeng Ngalle baru saja selesai salat Jumat (18/9). Daeng Ngalle pun hendak kembali berkeliling, namun area depan motornya penuh barang jualan dan helm sehingga sebilah parang miliknya dipegang sambil memegang setir.

"Habis Jumatan saja itu mah. Ya emang dia jualan, memang penuh di depan, jadi dia tenteng. Di motornya itu barang dagangan dia," terang Bayu.

Kepada polisi, Daeng Ngalle juga disebut telah meminta maaf karena membuat khawatir pengendara lain.

"Dia juga sudah janji ndag mengulangi kayak begitu, bikin heboh di medsos juga kan," terang Bayu.

(nvl/knv)